Selasa, 06 Januari 2015

Analisis Masalahmu dengan PRANCIS

bismillah...
Semoga ini bermanfaat...
Gak, ini bukan tentang curhat lagi kok. Ini masalah bukan gak ngerti lagi.
Ok salah, ini bukan masalah. Melainkan sharing ...
Ada salah satu mata kuliah menarik di semester ini? coba tebak..
Survei contoh? Database? Pemrograman web?  Sayangnya itu biasa saja, gak ada feel yang masuk. Hanya saja beliau yang mengajar luar biasa baik sekali dalam menghadapi kami. Cuman...
Ada yang lebih menarik

*jreng jreng*
PRANCIS/APSI
Analisis Perancangan Sistem Informasi.
Dari singkatannya aja udah keren. Apalagi materinya.
Sebenarnya bukan karena materinya. Kurang lebih materi yang disajikan hampir sama dengan database, karena banyak sekali, hampir sama kayak Teknologi web, karena berslide bahasa inggris. Hampir sama kayak survei contoh karena mengenai teori, teori, teori. Iya, itu juga ada prakteknya sih.
Cuman entah kenapa. Percaya gak sih.
"Ketika kita sudah memasukkan hati kita pada suatu hal. Maka semua akan terasa mudah"
Sepertinya begitulah.
Pernah azizah, sahabatku berkata,"Cieee.. Sibuk" *sebenarnya menyibukkan diri pada hal yang lebih bermanfaa sih*, lalu aku hampir aja ngeluh, dia berkata,"Yang penting dibuat enjoy aja, pasti mudah".
Nah, lho.. gak nyambung, kan...
Dibuat nyambung ajalah...
Jadi gini. Semenjak awal pertama bertemu dosen tersebut, feel untuk mendengarkan beliau mengajar terasa banget, menjelaskan rinci demi rinci materi yang ada, diselipkan dengan kondisi luar yang masih fresh, diberi contoh yang nyata, masuk akal, menceritakan hal-hal yang bermanfaat dan menambah bayangan di masa depan. Nah, dari situlah, aku belajar menyukai mata kuliah ini, lalu menikmati setiap detik yang beliau ajarkan, *meskipun kadang gak nyambung sih*, Khusus di mata kuliah ini, kantuk jarang datang, meskipun menguap pun pernah.

*Nah lho, curhat aja kan dari tadi?
Biar gak terkesan curhat. Mungkin akan kushare sedikit apa yang kudapat tadi siang.
Jadi gini nih bro. Sebelum melakukan skripsi *ibunya bilang gitu seingatku*, perlu beberapa hal yang dirancang dalam membuat sistem informasi.
Yakni Proses Modelling.
Nah, *sebentar, berasa kuliah ya. gimana caranya lebih atraktif nih*
Intinya sih, gini. Sebelum mebangun sesuatu, kita harus menganalisis masalah tersebut kan? lalu mencari solusi, right?
Nah, gimana caranya supaya lebih mudah.
Kita Fact Finding dulu yaaa....
Yang pertama. Buat WORKFLOW.
Nah, ini buat? Buat ngertiin alur kerja nya itu bagaiman, dari tahapan tahapan tersebut akan dilihat efisienkah tahapan tersebut?Apakah bisa dipermudah tahapan tersebut dengan membuat sistem yang akan meminimalisir tahapan yang ada?

*gambar menyusul, rencanaya sih mau masukin tugas nanti mengenai SIM*

Nah, kalo udah, buat BISNIS PROSES. Itu hampir sama kayak workflow sih, cuman itu mau membuat aliran proses beserta stakeholder yang terlibat. Dari bisnis proses akan jeas, prosesnya ngapain aja, inputnya apa, outputnya apa.

Nah, kalo udah, bikin DFD atau Usecase. Apasih itu.
Data Flow Diagram atau usecase.
Kayaknya bakal lebih enak ada penjelasan dari gambar ya..
Gini nih...



Nah, setelah itu kita nyari permasalahannya apa aja.
Kalo orang Sistem Informasi biasa menggunakan Fish Bone/ Isikawa diagram.
Nah, di tempat itula, kita akan memahami dari permasalahan yang utama hingga merujuk ke permasalahan yang kecil-kecil banget.
Hal ini gak hanya untuk Sistem Informasi lho yang berhubungan dengan IT.
Semua permasalahan ketika kamu merasa hidupmu rumit, bingung, galau, tak tentu arah, lupa membaca al-Quran *nah lho*, berarti kamu harus mencari tahu kenapa hal itu terjadi kan? Nah, bisa kamu gunakan diagram ini sehingga lebih sistematis dan kelihatan ujungnya.

Nah, udah tahu semua permasalahan kan, maka dibuatlah problem statement.


Setelah di analisis. Maka kita berada di Solusi dari permasalahan.
Yakni kita membuat workflow dulu,
*Sama, mir?*
Beda!!!
Workflow di sini sudah menggunakan sistem informasi, lho. Sehingga segala alur akan lebih mudah dan lebih cepat dalam pelaksanaanya.
Bisnis proses pun demikian, usecase pun juga.
Nah, setelah itu ada candidate system Matriks. Yakni berisi candidate solusi solusi yang dapat kita kerjakan
Dan aakan diketemukan candidate solution yang lebih mudah dan bisa kita kerjakan
Kemudian tiba pada perancangan input output

Banyak kan? Gak kok. InsyaAllah akan lebih mudah dalam menjalan hidup.
Sebenarnya guys, gini. Sistem itu untuk apa sih? Untuk mempermudah manusia dalam bekerja, betul?
Jadi, untuk menghasilkan hal yang efektif dan efisien akan lebih enak menggunakan sistem. Sistem yang bagaimana dulu? Yang terpenting, sehebat apapun kita, secanggil apapun teknologi. Ada hal yang gak akan tergantikan. RASA. EMOSI. Hal-hal psikologis tersebut hanya akan kita dapatkan ketika menggunakan manual. Bertemu langsung untuk memahami karakteristik lawan bicara, menghasilkan hasil yang terbagus karena memberikan hati kita pada suatu pekerjaan.
Apakah sistem merasakan hal itu?
Sekali lagi balik pada  kodrat manusia, makhluk sosial.
Semoga kita tidak terlalu terlena dengan teknologi yang semakin maju ini. Amiin

1 komentar:

sherlina halim mengatakan...

Pengen yang lebih seru ...
Ayo kunjungi www.asianbet77.com
Buktikan sendiri ..

Real Play = Real Money

- Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
- Bonus Mixparlay .
- Bonus Tangkasnet setiap hari .
- New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
- Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
- Cash Back up to 10 % .
- Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
- YM : op1_asianbet77@yahoo.com
- EMAIL : asianbet77@yahoo.com
- WHATSAPP : +63 905 213 7234
- WECHAT : asianbet_77
- SMS CENTER : +63 905 209 8162
- PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

Salam Admin ,
http://asianbet77.com/

My activities

style='overflow:auto; height:200px'>