Kamis, 22 November 2012

Untaian kata semangat UTS

2 komentar



Semangat! Semangat! Semangat!
Sudah berapa kata itu kata itu terkicaukan di bibirku ini, sudah berapa kali kata itu tersematkan di otakku. Tapi kapan realisasinya?
 Yak, welcome UTS. Disaat teman-teman berjibaku dengan buku, paket, modul, pensil, dan tentunya kalkulator. Tapi malam ini aku ingin duduk depan laptop, tapa kedipan sesering mungkin, antara facebook, twitter, google, dsn blogger.
Hanya ingin meneteskan sedikit semangat tanpa kehadirannya. Aku ingin semangat yang tak semu lagi. Tapi memang itu sangat sulit. Maka aku harus standby disini, duduk, termenung lagi, duduk, dan aku menulis. Hanya ini yang membantuku keluar dari kenyataan ini.

Walaupun begitu, aku harus bisa bangkit! Semangat! Karena janjiku padanya untuk tidak murung ketika bertemu lagi, janjiku pada Allah jika aku bisa mencicipi takdir di STIS ini, janjiku pada orang tua secara tersirat bahwa aku akan berhasil.
Yak, harus berhasil! kembali bekerja, tanpa semangat darinya itu tak masalah, toh sudah tiap hari dapat semangat! udah dapat kaktus!
Dunia itu memang kejam, bukan, bukan karena kita lunak pada dunia, karena kita harus bertutur lemah lembut dalam komunikasi yang dianjurkan oleh agamaku.
Pacu semangatmu mir!
Kalo semua orang bisa ngerjain, kenapa kamu nggak?
Kalo semua orang bisa rajin, kenapa kamu nggak?
Kalo beberapa orang bisa bermalas-malasan, kenapa kamu iya?

Good luck everybody.
STIS, I love you.
*****, love you too
Parents, really love you
Allah, always love you :-*

Jumat, 16 November 2012

"Meeting" ?

1 komentar




Pelan-pelan, kita berjalan beriringan, makan bersama, dan kemudian kamu meninggalkanku, di belakang, tanpa senyuman, tanpa lambaian tangan.
Ku berbalik arah, berjalan cepat, tanpa menoleh.

Nggak, ini hanya sementara, jangan sampai kelenjar air mataku bekerja

Kemarin adalah hari yang indah, dan sulit untuk terlupakan.

Dua kali sudah, namun mengapa ini lebih dari yang kemarin?

Tidak ada hal yang dilarang itu kami lakukan, sungguh, ultimatum itu berfungsi, dan aku merasa duduk dalam kebahagiaan sementara, cukup sementara saja saat ini. 
Meskipun ada sedikit musibah yang datang, tetapi semoga hikmah dapat kami petik.
Menikmati kehilangan satu demi satu yang Tuhan titipkan pada kita, hingga amanah itu diambilnya kembali?
Terimakasih Ya Allah, Engkau ajarkan kita arti kehilangan, hingga kehilangan lainnya yang berturut-turut, kita masih bisa tersenyum senang, sambil mengatasi musibah itu dengan tangan kami sendiri.

Kau beri aku sebuah tanaman yang indah.
Sebuah kaktus dengan penuh makna.
Sekali lagi, Allah menitipkan suatu makhluk yang berharga melaluimu.
Semoga aku bisa menjaganya, hingga nanti kita bersua.
Semoga..
Semoga...
Semoga....
Semoga.....
Semoga......
Semoga.......



Selasa, 13 November 2012

belajar ikhlas yah miranti

2 komentar

Dikala motivasi itu telah hilang
Dikala hati itu rapuh
Dikala masalah itu datang silih berganti
Mungkin hanya menulis yang bisa kita sampaikan, lewat kata-kata yang sulit terkeluarkan, lewat desahan suara yang tak terjamahkan.

Mungkin.

Benar.

Ya?

backsound *safe and sound*

Bermula pada coretan tinta di baju putih, HP hilang, kendala pengerjaan tugas yang tidak biasa, sakit berturut-turut, dia dapat nilai jelek, masalah beli hp yang bingungkan, dan prioritas UKM ku gagal hanya dalam tahap pertama *wow*

Yah, kompleks namun tak sekompleks masalah pada umumnya, tak sekompleks dunia ini.

Namun, memang begitu banyak hikmah yang kuraih.
Justru harus kukatakan maaf yang tak hingga kepada mereka.
Ketika teman lain kurang beruntung sama denganku, ketika ada pembicaraan orang lain kehilangan HP, ketika dan banyak ketika lainnya yang aku tahu bahwa aku terlalu cuek pada orang-orang yang sedang terkena musibah.
Lebay? Okelah, mungkin iya, tetapi percayalah, ketika kamu menaruh suatu benda pada pualam, kamu akan menjaganya.
Ketika kamu menyayangi seseorang, melepasnya sangat sulit sesulit pada awalnya bersama dengannya *nahlho, kok jadi kayak gini?

Great. Kita lagi kena musibah nih, semoga lusa berjalan lancar dan tidak ada musibah yang melanda. Kami hanya silaturahmi, insyaAllah, maksiat itu akan jauh jauh dari perkataan, perbuatan, dan berbagai hal pada diri kami. Amin.

Selamat malam dunia.
Selamat malam STIS
Selamat malam mereka, yang mungkin memang belum tahu mengenalku
Selamat malam terkhusus orang yang telah mengambil HPku, terimakasih telah mengajariku keikhlasan, meskipun nggak enak, kehidupanku sedikit berubah *pasti* setelah ditinggal sahabat yang menemaniku selama setahun lebih.
Terima kasih pembaca. 

My activities

style='overflow:auto; height:200px'>