Minggu, 24 Januari 2010

matanya

0 komentar
Tak bisa kulupakan. Tak bisa ku lalaikan
Sorot matanya. Yang bagiku itu lembut
Namun bagi lain orang bukan
Kekuatannya. Yang bagiku itu kagum
Namun bagi lain jijik

Entah
Tak tahu apa yang harus ku lakukan
Kau
Bukan bintang yang aku cari
Tapi, aku tak bisa alihkan akan sorot matamu
Kalem, tenang, meski sikapmu beda jauh

Selasa, 19 Januari 2010

Antara magic dan agama

1 komentar
Udah lama penulis g nulis di blog.
Ada banyak yang muncul difikiran penulis.
Terutama waktu pagi jam 05.00 di hari Senin,, 18 Hanuari 2010.
Well, setelah sholat shubuh, penulis tiba tiba denger kata ‘sulap’ di TV yang dilihat oleh orang tua. Ntah, dimana stasiun itu. Apa namanya. Tapi gara itu yang membuat penulis ragu dengan magic.
Beliau berkata,”kata orang, kata mereka, sulap itu pakai trik. Mana triknya? Kalau nggak bisa menjelaskan. Berarti itu dari jin. Berarti jin telah merasuki tubuh merekA. Apalagi dengan hipnotis, itu namanya sirik”. What? Maksuuuudnya apa sih? Penulis jadi bingung.
Hmm, sedikit buka secret, penulis ingat bahwa teman penulis yang sering liat TM live cerita bahwa di panggung sulap, magician2 itu diikuti dengan ‘makhluk makhluk lain’. Itu menambah kebingungan penulis.
Well, sapa coba yang nggak bingung. Tu kata kata dari ustadz, orang yang kita hormati. Tapi , kata orang orang yang masuk ke dalam dunia magic berkata “magic itu MURNI hiburan. MURNI TRIK. Kalau triknya dibongkar, pasti udah pada tahu, nggak akan seseru sekarang”.
Heeeh, iya juga.
Tapi, entah , masih rada bingung. Tapi sedikit terjawab soal menyoal ‘makhluk’ yang mengikuti magician.
Ditambahkan lagi, kata teman penulis yang sering lait TM live “tapi tenang aja say, orang orang gede dari agama kita (baca : ustadz berilmu tinggi) juga diikuti dengan makhluk seperti itu.
Tapi penulis teringat dengan guru penulis. Dia berkata,”sebenarnya, manusia di dunia ini diikuti dengan ‘makhluk’ (baca : jin). Namanya jin khorin. Sebagai contoh, ketika kita telah meninngal, sesungguhnya hantu itu (yang berwujud kita) itu bukan kita, melainkan jin khorin tersebut.
Well, sedikit tenanglah soal itu.
Lalu, bagaimana dengan perucapan ustadz tersebut. Hmm,
Semuanya perlu diselidiki.
Penulis jadi ngelantur, kapan ya, antara magician dengan orang tinggi di agama bisa bersatu. Nggak kayak gini.
Oy, ada satu hal lagi, ternyata tidak hanya dalam agama penulis yang konflik seperti itu. Ternyata ada juga di agama lain.
Yah, seklai lagi ke kesimpulan awal. Semua itu tergantung dari kita. Terserah kita.

Jumat, 08 Januari 2010

konsep ikutan membuat naskah true story

0 komentar


Stelah ku dari dunia real. Aku merenung. Aku bayangkan. Hanya dengan hp bata, aku bisa hub orang orang yang deket dengan bintangku. Aku heran, mimpikah aku! Aku serasa seperti orang gila. Menginginkan yang muluk muuluk. Padahal, itu semua hanyalah mimpi! Just dream! Kenapa aku betapa optimmis. Aku yakin, semua itu g akan mungkin. Tapi kenpa aku amat percaya tu semua akan terjadi. Karena kau, bintangku! Karena kau, maya menjadi real! Pesimis menjadi optimis! Hanya karena kau! Semua yang g akan, akan pasti terjadi! Karena kau pula, yang ada dipikran aku tidak. Menjadi iya! Hanya karena kau! Pandangan aku dal;am segi agama, cowok, nomor hp, ras, umur, organisasi yang berbeda, seni. Dan masih banyak lagi. Hanya karena kau. Aku rubah semua itu! Akuu rubah pandangan pandangan aku! Hingga aku berani katakana suka, hanya kepadamu! Just for you! Karena kau memiliki magnet yang teramat kuat! Aku heran pula atas semua itu. Karena kau karena kau dank arena kau…
Hingga ku mahir berkata kata. Hingga ku terobsesi denganmu. Hanya karena kau ! mungkin semua orang mengatakan, “Ranti g waras, ranti gendeng! Ranti stress! Depresi”, I don’t care. Karena aku tak mampu tuk melepasmu. Aku amat tergantung padamu. Aku g mampu keluar dari baying bayangmu. Terlalu sakti mungkin, hahai. Tapi sudah ku telisik, aku akan kehilangan semangatku bila kau pergi dariku!
Apa benar dengan kata gila cocok untukku? Kutimbang timbang betul kata kata itu. Ku pikir berjenak jenak. Hingga tak terhitung sejenaknya. Hingga penjelasan aku rancu.
Bila aku menimbang, ku ingat betul dengan teater. Apa arti teater? Teater dari kata teatron yang artinya pertunjukkan. Jiah! Bukan itu kawan! Maksud aku, apa tanggapannya! Respon masyarakat! Teater! Belajar menjadi orang gila! Ku ingat betul kata pelatih aku. Dia amat pandai bercerita. “apabila orang orang seperti itu yang berbicara, berarti dia sendirilah yang gila! Justru, apabila kita belajar gila! Kita akan jauh dari detik detik menuju kegilaan! Karena kita tahu cirri cirri orang gila, hingga sebaliknya!” ku timbang timabng selalu. Dan ada lahi kata katanya,”justru apabila tidakk ada orang gila di dunia ini. Kita akan tetap menjadi orang yang primitif. Tanpa orang gila, tidak ada lampu, pesawat terbang, berbagai teori, (OMG, jadi anda mengira ilmuwan kita gila?) bukan.. bukan itu maksud aku. Maksud aku, ilmuwan ilmuwan kita melakukan hal hal yang aneh, yang konyol kedengarannya dari telinga masyarakat biasa. Hingga masyarakat pada zaman dahullu mengira mereka gila. Karena dengan kegilaanya, ketidakwarasannya, ilmuwan kita menjadi orang yang berguna bagi masyarakat. Iya kan? Ckckck, subhanallah!
Tapi aku terkadang juga bingung dengan pandangan aku sendiri.
Gila! Apabila ku masuk pada dunia real, ku akui, aku emang gila! Menanti sesuatu yang nggak mungkin terjadi. Masih ingat lagu superstar! “ kau jauh disana, dan aku di rumah, memandang dalam layar kaca. Apakah mungkin seorang biasa, menjadi pacar seorang superstar”, ahai! Tidak.. tidak.. bukan pacar! Tapi adik bagi bintangku! Ku amat sangat jauh darinya. Ku hanyalah gadis dari jombang, yang berpuluh puluh kilometer dari tempatnya, bahkan mungkin beratus ratus kali ya! Tapi ia! Di tempat ibukota, entah Jakarta atu di bandung! Semua orang bakal bilang “ranti gila” diam diam kubetulkan perkataanya, mana mungkin, ku bisa bertemu dengannya. Tapi Karena dia! Hanya karena dia! Ku mampu mengatakan iya!
Karena bisikan lembutnya, ia mengatakan, “kita pasti ketemu!” Aku optimis tuk bisa bertemu dengannya! Ckckck, betapa kuatnya magnetnya!
Tidak hanya itu jua, teman teman aku g percaya, bintangku kenal dengan nama aku. Ranti. Mereka mengira aku sarap! Hingga berbagai petuah datang bertubi tubi, dari oorang tua, sodara, sahabat, teman, tapi ku tak menghiraukan. Mereka nggak tahu sesungguhnya! Apa yang benar benar terjadi.

Sempat aku berfikir, ku mengiyakan mereka, ku ingin keluar dari ini semua. Tapi aku tak bisa! Aku yakin tidak mungkin terjadi! Semangat aku karena dia! Aku yakin, semua bakal sia sia, perjuangan aku udah ada di tengah tengah gurun sahara. Ku telah capek capek mengarungi lautan pasir, dari panas terik matahari, desingan angin, gangguan berbagai hewan, nammun ku harus kembali pulang! Ckckck, ku tak mau.
Tapi aku g akan bilang, “aku sia sia karenamu”, aku telah berjanji kepada bintangku! Dan ku nggak mau melanggarnya! Karenanya, ku mendapatkan kebahagiaan, sahabat, amy, ria, ayu, kak ervi, kak ade, kak Julie, kak voldy, kak ryan, dan segenap anggota JF. Justu ku harus mengatakan “terimakasih bintangku”,
Karenamu pula, ku semangat! Karenamu, kau inspirasi aku, ku bisa membuat orang tua tersenyum, walau hati ini pahit.
Thx, thx, thx, dan thx bertubi tubi hanya kepadamu.
Terkadang aku begitu naïf, berfikir bagaikan punuk merindukan bulan. Hingga ku terlempar ke jurang, jurang kegelapan. Tapi makin lama, makin kuacuhkan. Sekali lagi, hanya karenamu, dan hanya untuk dirimu.
Sempat ku punya puisi untukmu, puisi tanpa diksi. Entah, namun, aku malu tuk ungkapkan kepadamu. Entah ku terlalu naïf, penakut, pengecut, ataupun telah gila. Namun ku tahu. Aku menggila karenamu.
Menjijikkan! Maaf, bintangku! Maaf! Hanya ugkapan kecil dari hati yang paling dalam, yang tak sanggup ku utarakan dengan lisan, kepada orang tua, sodara, sahabat, teman, lawan ataupun kepadamu. Aku terlalu bodoh mengungkapkan ini semua lewat tru story aku yang tak mungkin berujung.
Sekali lagi, hanya karenamu, dan hanya untukmu

waktu ranti ikut kuis tentang joe sandy

1 komentar

Well, penulis akan memberikan surat penulis untuk ka joe. (ups, salah salah) maksud penulis begini. Waktu itu ada lomba di blognya ka Hendry. Nah, aku ikutan disana.
Pokonya ini lah hasilnya. Meski g menang. Tapi aku lega. Bisa critain ini semua . haha.

Kak Joe!! nggak heran semua orang ngefans berat ma Kak Joe, dari yang paling kecil hingga paling besar. Dari muda hingga tua, dari orang awam hingga ahli(maybe), dari dll.
Mungkin hanya Deddy Corbuzier yang enggan tuk ucapkan rasa sukanya dengan karakter Kak Joe! tuh cowok yang bermain di dunia magic n membuat aku tersihir tuk menyukainya. Ada banyak pesulap, kita lihat yang paling terkenal saja, Deddy Corbuzier. Saya yakin Wawasan Deddy Corbuzier lebih luas daripada Kak Joe. Tapi bukan berarti Kak Joe tuh wawasannya sempit lho!! Tetapi saya tetap bersikukuh untuk ngefaaans bgt ma kak Joe.
Aku ngefans berat ma Kak Joe, yang pertama karena lembutnya karakternya, mungkin ini yang membuat aku nggak ngefans ma Deddy Corbuzier!! Walaupun magician, nggak berarti harus berkarakter kaku! Yang ke dua, Kak Joe performance karena kecerdikan otaknya. Yang ketiga, Kak Joe tak pernah sombong dalam performance, tujuannya hanya satu, untuk menghibur audience di seluruh tempat.
Aku surprise banget liat performance Kak Joe yang awal, Kak Joe melakukan magic, terutama or especially untuk mama tercintanya. Hanya ingin menunjukkan betapa sayangnya ia kepada mamanya, Kak Joe merelakan jiwanya, untuk menghibur jutaan penonton. Hebat sekali. Waktu itu, aku sedikit jengkel dengan dia, sekarang gini coba, udah di sanggah Deddy Corbuzier, tapi tetap bersikeras untuk performa itu, Gila banget kan? TApi aku yakin, dari itu, aku ambil kesimpulan bahwa Kak Joe tuh orang yang punya wawasan luas. Sehingga aku sedikit kagum kepadanya. Pada pertemuan berikutnya, yang aku denger, Kak Joe performance Roussian Roulette
Nailer, saya kira masih tetap membuat decak kagum saya, karena jujur, saya adalah orang awam dalam dunia magic. Pada performance berikutnya, nah ini dia, waktu yang berharga untuk Kak Joe, dia mendapatkan standing applause, yang aku denger namanya, Magic Square Misteri, yang sangat membuat aku mengagumi cowok berkacamata ini. Bayangkan saja Kak Hendry, Kak Joe dapat menyelesaikan, yang biasa disebut Sudoku dalam waktu yang sangat sangat sebentar, TANPA ia RENCANAKAN!!! Saya yakin ada trik tersendiri, tapi sekali lagi, saya dalah orang awam, dan saya kira saya mulai ngfans berat ma Kak Joe. Karena, lihat saja pada saya, saya tak dapat menyelesaikan Sudoku, ataupun bias, tapi dibantu oleh teman. Itupun dengan waktu yang sangat lama, mungkin berjam jam, atau setengah hari. Nah, yang performance satu ini, saya tetap bersikukuh ngefans ma Kak Joe, It is very fantastic! Kak Joe mainkan magic yang dinamakan Astral Projection, dengan mengantarkan 2 penonton ke tempat yang dituju dalam makhluk halus. Sejak itu baru saya sadari, kalau semua orang bila mempelajari magic, pasti bias melakukan magic ini. Pernah saya dengar, saya mendengar zaman dahulu, di Pulau Jawa, leluhur kita, ada di beberapa tempat, saya rasa, itu hanya kebohonganm belaka, tapi mau tidak mau, saya harus mempercayainya. Ternyata setelah saya melihat performance Kak Joe, saya yakin, leluhur kita memang bias melakukan. Sekali lagi, Kak Joe mendapatkan standing applause. Vodoo, itulah nama magic, yang diperformancekan kak Joe berikutnya, kayak santet aja. Ha..ha… Tapi saya yakin sepenuh hati, wawasan Kak Joe sangatlah luas. Salut buat Kak Joe.Ketika duel dengan Limbad, saya yakin, ini adalah pertarungan yang paling seru selama saya lihat the master, Limbad dengan kekuatan otot, dan Kak Joe dengan kekuatan pikirannya. Seru banget. Sebelum Kak Joe tenar, atau terkenal, Saya browsing di internet tentang Kak Joe, tapi saya tak menemukan sesuatu yang berarti, saya buka Fb, tak ada KAk Joe, Fs tak ada pula. Tetapi ketika saya buka blog, ada Blog Kak Hendry, dengan jdudul tidak salah, Melihat dekat Joe Sandy di mata seoarang teman. Saya mendapatkan info yang berharga. Oleh karena itu, saya memutuskan mengirim email ke Kak Hendry. Demikian sepatah 2 patah kata, maaf dah nyerocos nggak jelas, maafkan pula bila aku terlalu lebay, saking ngefans ma Kak Joe, tapi sejujurnya, saya tidak mengetik dalam keadaan emosi, maklum masih belia. Ha…ha.. MAafkan juga kata kata magic yang salah, maklum saya masih awam, dan saya mendapatkan itu dari browsing di internet pula. Sukses buat Kak Joe.Jangan buat Fans Kak Joe kecewa.Jangan lupakan Fans beratmu ini. Kalau bisa, temuilah Fans Kak Joe, ajak dia share, agar dia senang. He..he… Dan akhir kata, terimakasih buat Kak Hendry, yang mau mendengarkan uneg uneg saya yang telah aku pendam.


My activities

style='overflow:auto; height:200px'>