Kamis, 29 Oktober 2009

LOGIKA VS KATA HATI

0 komentar
Nurani itu telah datang padaku dari awal. Bahwa aku akan bersahabat dengannya. Bahwa aku telah memilihnya. Telah aku hak paten. Menjadi sahabat aku. Tapi waktu itu, pikiran aku mencuat menjauh. ‘Kalau ada halangan, rintangan. Gimana dengan persahabatan ini?’ Aku pertanyakan hal ini. Ketemu ia? Tak pernah. Apalagi dengan bertatap muka. NEVER MIND. Suatu hal yang impossible terjadi. BAgaimana dengan pengorbanan sebagai sahabat? SUngguh suatu hal yang lazim, bukan?
Ternyata pikiran aku terbukti dengan hal ini. Dengan hal hal yang telah aku lakukan baru saja. Masih terasa hangat dalam hatiku yang telah terjadi. Apakah mungkin. Sahabat aku yang baru ini telah merusak persahabatan aku yang awal dulu? TApi kita udah lekat. Kita bergita. Hingga membuat kelompok tersendiri. Namanya pun unik. Tidak. Tidak. Aku nggak boleh negative thinking. Tapi itu bukan masalah lagi. Itu sudah kelar. NAmun, yang aku pertanyakan, apakah aku akan masih akrab lagi dengan sahabat sahabat terbaik aku nanti? Bertemu pun tak pernah. I doubt. But, I will believe it. Caiyoo!!! I must spirit!!! Dikala ku ragu dengan isu isu yang ada. Aku tak gunakan logika. Kugunakan kata hati. Yah., termasuk hari ini. Tapi, aku ragu, karena dulu aku juga pernah dengan hal ini, dengna gunakan kata hati. Tapi semua itu salah. Diluar logika.
Namun, bagaimana dengan “PERSAHABATAN” , ku junjung tinggi satu kata penuh makna itu. Layaknya seperti dalam PKn “Kedaulatan tertinggi di tangan rakyat” (lho kok nggak nyambung?) Tidak, masalah dahulu, tak sama dengan masalah sahabat ini. Aku harus percaya. Persahabatan tak akan terjalin jika ia tak saling percaya. ‘Tapi gimana dengan logika logika yang tepat itu?’ SUDAH! Siapa sih yang menggerakkan tangan tanganku ini? Untuk negative thinking terus?! Aku tak mau mempersalahkan lagi. Aku sudah capek. S U D A H C A P E K .


Magic n our life

0 komentar

Siapa bilang magic hanya untuk orang yang berbakat. Kalau pun pernyataan itu benar, berarti kita semua, di dalam diri kita terdapat magic. Tak peduli tua muda, kecil besar, kurus gemuk. Yang penting. Di dalam diri kita terdapat magic.

Betapa tidak, mungkin tergantung penamaan kita. Mungkin kita ambil nama itu ‘feeling’ atau ‘perasaan’ atau ‘manipulasi’ dan sebagainya. Tetapi, penulis rasa itu adalah magic.

Mungkin, penulis bukanlah magician, just magic luvers untuk dulu, namun kini kian mengendor karena tak mau berprasangka buruk untuk magic (why?? Tak penting). Tapi penulis merasakan magic itu.

Akhir akhir ini, penulis mendapatkan magic itu. Sebagai contoh, sewaktu penulis berangkat menuju sekolah dengan naik len (angkutan umum). Biasanya, len itu berhenti sejenk ketika di perempatan, namun, ketika penulis berucap dalam hati untuk terus. Ternyata memang terus sampai di sekolah penulis. (manipulasi kan?). Untuk yang kedua ini, penulis masih ragu, apakah ini memang magic atau bukan (karena penulis coba ulangi gagal terus. Jadi, HP penulis amat sulit buat dicas. Harus butuhkan waktu yang lama untuk menjalankan tanda baterai itu dicas. Lama sekali, hingga penulis berucap dalam hati berharap penunjuk baterai itu bergerak. Dan alhasil, memang bergerak. Mungkin sebagian merasa itu kebetulan. Namun, penulis coba ulangi lagi di suatu hari dengan tips seperti tadi. Alhasil, berhasil kembali! Magic kah itu?
Kejadian kejadian unik tersebut bukan hanya penulis yang merasakannya. Tetapi dialamai oleh berbagai orang.

Teman saya, Julia Voldy, juga pernah merasakan hal yang sama seperti saya. Ria Anastasia (haha masternya ne), telah berhasil menghipnotis orang, juga pernah bermain astral namun cuman setengah. Markzy Brondy, pernah merasakan astral namun masih dalam tahap pertama. Lalu apa lagi yang dapat membbuktikan magic ada di dalam tubuh kita masing masing?
Oh ya, ada lagi kisah penulis. Waktu itu, penulis duduk duduk dengan adik penulis di teras. Penulis belajar untuk UTS dan ia belajar bahasa jawa, hafalin ‘jenenge godhong godhong’. Lalu ia meminta pada penulis untuk menanyai nya tentang hafalannya.

Ketika penulis Tanya, dia diam sejenak. Blank. Lupa dengan hafalannya. Lalu penulis coba untuk menatap matanya, penulis ucapkan dalam hati berkali kali, berteriak teriak jawabannya. Dan alhasil, ia berhasil menjawabnya.

Suatu hal yang mencengangkan bukan?
Mungkin tulisan penulis tak ada artinya yaah? Tapi penulis berharap, perbedaan itu indah. Perbedaan itu lebih bagus. Asal kita saling menghargai. Penulis harap magic dengan ulama bias akur lagi. 2 aspek tersebut sama sama penulis hormati. Caiyoo!!!

Salam persahabatan

Miranti Verdiana Dewi

Sabtu, 24 Oktober 2009

about JSFC

0 komentar
DI JSFC... ku mendapatkan beribu pengalaman unik. Dari ketemu kak Hendry. Amy, ria, ka ade, ka julie, ka voldy, dll (maaf yg g aku sebutkan). Unik seklai. gimana lg, dengan jasa alat komunikasi (hp). aku bisa berkenalan dengan mereka. Aku fikir, orang internet, pada sok kota2.. tapi berbeda dengan di JSFC. nggak semuanya sama. Aku amat sangat bersyukur.
Pernah kita bermimpi. kak Julie jadi maminya, ka joe jadi papinya, kak rv anak pertama, kak ade anak kedua, aku anak ketiga, ria anak ke empat, amy anak terakhir. Namun konflik akhir akhir ni buat hati aku tersayat. sakit bgt..! hingga tiap hari tubuh aku lemes. kepikiran terus.. aku g bisa menyalahkan siapa2. aku sayang ma semua anak JSFC. meskipun, dia telah salah paham kepadaku. Tapi aku tak mau menjelaskan. cukup dengan semboyan SBY 'LANJUTKAN', haha...
Namun, blog JSFC kini sepi.. mana adminx??? g ada kabar.. jadi keseel..Tapi aku punya keunikan. aku punya sahabat. amy n ria. hingga kita buat trio, namanya 'trio pikun', haha..
karena kita sama2 pikun. semuanya. contohnya aja aku, waktu hari kemarin, aku ol ma teman aku. aku kira aku bawa 3 buku, aku bawa di tangan aku. Namun, ketika aku pulang, dalam perjalanan. aku teringat bahwa aku bawa 3 buku. aku kembali ke warnet. Eh, dicari cari g ada. ternyata.. tret.. tereet.. tereeet.. ketinggalan di kelas aku. haha.. (tuas kembali ke warnet segala. heeh).
Pokokx, goo...go.. JSFC. meskipun aku tak ngefans lagi ma kak joe suatu hari. member JSFC tetap aku ingat! always!!

Some poetry yang tertinggal di acerku

0 komentar
`Beberapa minggu di tempat nan kokoh
Ku tetap merasa asing
Masih dalam tahap kesunyian
Gelap, terdiam nan sepi
Hingga ku masuk dalam dunianya
Dunia maya baginya
Tapi bagiku amat sangat nyata
Yang buatku tersenyum penuh arti
Entah ku terperosok ke jurang
Atau kah terbang hinggap di pelangi
Yang ku tahu
Aku tetap terdiam
Menanti keikhlasan
Yang timbul dari hati yang terdalam

Ku terdiam
Ku hanyalah binatang tak berguna
Menjijikkan memuakkan
Hanya bias diam diam dan diam dalam kesunyian
Apakah ini takdir bagiku?
‘mungkin’ batinku
Ku hanya bias meratapi nasib sendiri
Mungkin juga mendramatisir
Tapi ku hanya bias menanti
Tangan tangan Allah nan lembut
Membantuku tuk jalan lurus kembali

Apakah arti itu?
Apakah arti semua ini?
Dunia hanyalah lembaran mozaik dari cerita cerita bertuah
Dunia hanyalah kiasan konyol yang telah terangkai
Dunia hanyalah kehidupan yang menyesakkan
Apakah arti dunia?
Mencari semangat, mencari jati diri
Dengan petuah petuah agung berseliweran di berbagai jagad
Manusia hanya bias pasrah dan tawakal
Menanti keajaiban dunia
Hingga keagungan tuhan
Menjabat dunia tuk berputar kembali



Siapa sangka dunia adil?
Siapa sangka ikhlas dari perkataan?
Siapa sangka hati itu putih?
Siapa sagka pula magic tipuan setan?
Keliru!
Hanya orang orang awam yang tak tahu dalam bidang itu berkata
Ataukah aku yang salah?
Diam,
Ku hanya bias diam menanti keputusan agung dari yang maha kuasa


Karena kau
karena kau ku mengubah hidupku
Karena kau ku bersemangat
Karena kau ku berfikir positif
Karena kau
Dan karena kau segalanya berubah
Semua tergantung padamu
Hidupku, semangatku, senyumku
Ha..ha.. gila mungkin y?
Tapi semua ini real
Tetaplah kau jadi bintangku
Yang bersinar selalu
Dan berikan ku kebahagian
Bintangku! luv u so much


Apakah ini cinta
apakah ini kata teman aku
Brother complex?
Aku bisa merasakannya
Bagaikan kupu kupu mendapatkan madu dari bunganya
Bahagia,
Akan tetapi, kupu kupu tersebut kecewa
Ingin tuk bilang mau pergi
Tapi ia telah terperangkap
Hingga masuk ke dimensi yang berbeda


Rembulan itu telah sirna
Tenggelam ke tempat antah berantah
Hingga raja dunia kembali ke singgasana
Ditemani kicauan burung nan merdu
Ayam jago yang bertalu talu
Yang memberikan keindahan alam
Tak ada duanya
Hingga hasrat ku tuk berucap
Met pagi!
Semangat! Have a nice day!

Dimanakah engkau?
Aku telisik di Himalaya tak kutemukan
Di segitiga Bermuda tak ketemukan jua
Walau ku berteriak teriak
Meminta berkali kali
Datangkah dengan astral projection
Tampakkann batang hidungmu
Keluarlah walau kau bukan orang atas
Hidupmu yang berliku liku
Kau akan tetap menjadi bintangku
Hingga ku berjanji tuk
Ku takkan bilang
Sia sia padamu!

Indahnya dunia tak menyurutkan langkahku
Berjalan dengan kepastian
Seraya berucap penuh semangat
Met pagi!
Semangat ya di hari ini!


Dunia ini buatku diam membeku
Ku seakan terjepit keadaan
Tak dapat bergerak apalagi berkedip
Diam hingga terperosok lebih dalam
Bagaikan lumpur isap
Mungkin ku dimanja oleh situasi
Mengikuti buaian kasih
Tapi ku ingin memberontak
Bebas bagai budak merdeka
Tuk hadapi dunia penuh rintangan

Joshua sandy
Karenamu aku tersenyum
Karenamu pula ku semangat
Hanya kamu
Dan hanya untukmu
Kuucapkan caiyoo!
Semoga kau juga sepertti aku!

Tanpa judul

0 komentar
Detik demi detik bagaikan hantu di malam jumat

Menakutkan

Bagaikan paranoid bagiku

Dirimu semakin dekat

Tapi ku taksanggup menghadapMu

Terlalu dahsyat tubuhmu

Ingin ku melepasmu

Tapi kau tak kan pernah melepasku

MembiarkanKu tak berdaya

Hingga ku terjerembab dalam khayalan belaka

Menanti tangan tangan lembut Allah

MembantuKu tuk berjalan

Lalui dirimu dengan tersenyum ringan 

about friend

0 komentar
A true friend never walks away A true will always stay

A true friend looks out for you


A true friend will guard you secrets

Like a precious gift

A true friend is there for you

To give you a helpfull lift


A true frined tries to make you smile

Tries to replace that frown

They may not always succeed

But they rarely let you down


These arms for you are open

This heart for you does care

And when I think you need me

I’ll try to always be there


I’ll listen to your fears

I promise not to laugh

Comfort your falling tears

I’ll make this friendship last


I’ll keep you near to my heart

I’ll always hold you dear

Even when we’re miles apart

Even when you’re here


I hope I am to you

Everything you are to me

For the frinedship we have Is a special one indeed

the ikal vs the flo

0 komentar
Sebutan Andrea 2h Ikal n sekarang lagi mengalami kotroversi with Roxanne.
Kasiannnn Bgt!!!!
Seorang penulis novel tetralogi yang baru saja naik daun, hidupnya menjadi terombang ambing gara gara orang yang NGAKU NGAKU tokoh Flo dalam LAskar pelangi.
JElas saja, Fans Andrea emosi! Roxanne telah mefitnah Andrea, katanya dia adalah mantan istrinyalah, tokoh Flo lah. Apaaan tuh, kenapa ada ada aja orang yang berani mengganggu ketentraman orang lain. Toh itu sudah menjadi mantan, kenapa diungkit ungkin lagi, ketika naik daun lagi. Apalagi Roxanne menikah dengan memakai bukti palsu. Hancurkan saja dia!!!
Kepada mbak Roxanne, apa sih yang anda mau? hartanya? ketenarannya?
Kalau itu cara mbak, Setan mana yang membisiki anda? itu cara bodoh mbak, hanya cacian maki yang anda dapat, TAU????

Bagaimana dengan MATEMATIKA???

0 komentar
MATEMATIKA
Kata yang perlu direspon. Mungkin. Dengan matematika, semua kehidupan berjalan. Di setiap apapun, di pelajaran apapun maupun profesi apapun. Karena matematika. Dalam fisika, matematika masuk. Dalam ekonomi, matematika masuk. Dalam Kimia, matematika masuk. Dalam akutansi, matematika masuk. Apalagi, yang penulis dengar, Kedokteran, kunci nilai keberhasilannya ada di matematika. Semua karena matematika. Ckckck. Ilmu yang aneh.
Namun, mengapa sebagian orang membenci matematika. Bukan! Maksudnya PELAJARAN matematika. Bagaimana dengan permainan matematika? Kelihatannya, orang lebih menyukainya. Terlalu banyak permainan berseliweran di kehidupan kita. Magic! Berbagai trik berhubungan dengan angka.

Sebagai contoh :

PREDIKSI HASIL 7
Bahan : Kalkulator (maybe)
Persiapan : Prediksi angka 7
Trik : 1) Panggilah salah satu orang
2) Suruh memilih angka
3) Kuadratkan angka tersebut
4) Tambahkan dengan angka yang dipilih
5) Bagi dengan angka yang dipilih
6) Kurangi dengan angka yang dipilih
7) Tambahkan 20
8) Bagi dengan 3
9) Lalu tunjukkan hasil prediksi anda dan silahkan tersenyum melihat wajah heran penonton. He..he…

NB : kunci berhasil ada di setelah hasil no 6. Pada intinya hasilnya adalah sama, 1
Source : member JF (grup joemania facebook).

Itu permainan matematika, bukan? Terlalu banyak permainan seperti tersebut. Lantas, mengapa orang orang membenci matematika? Terlalu rumit! Ada logaritma, trigonometri, dan sebagainya.
Dengan matematika, terlalu banyak pula, orang berhasil dengan itu.
Sebagai contoh, penulis yang sebagai joemania. Mengmbil dari kisah nyata idolanya. Joshua Sandy Taniady. Dengan penghitungan kecil di masa kecilnya, yang bertujuan untuk membantu mama tercintanya. Joe sandy mulai mencintai angka angka. Tidak urung jua, ia kini dijuluki sebagai ‘master of number’. Oh my god! Sekarang kan lagi marak maraknya magic. Hingga nama joe sandy terllibat. Ia dihina, joe sandy mirip temon, joe sandy warga mallingsia, tukang nyonetk, tukang nyuri seni orang. What? Aku masih bisa menahan. Maklum! Lagi puasa. Hehe… Tapi bila bilang tersebut kepada sahabat saya yang anak joemania, joeverz,… Jangan harap anda tetap terseyum santai di depannya. Yang ada kuping anda akan amat sangat panas! Muka memerah karena malu. Haha… Tapia pa yang dijawab oleh si korban? Joe sandy. Dia cuek, mengacuhkannya.”biarin saja, apa yang dikatakannya”. Ckckck, orang paling baik, ramah, tak ingin melihat fansnya kecewa atau temannya. Salut! Tapi hiudpnya yang agak … ntuh! Tapi g masalah koq, hehe.. Kembali ke awal.
MATEMATIKA! Bagaimana kawan?
Apa yang kalian pikir dengan matematika?
Penulis sebelum ngefans dengan master of number agak menyukai matematika. Pinginnya sekarang mencintai. Tapi koq makin sulit yach. Apa sebabnya? Karena matematika kelas X sulit! Hehe….
Matematika, ada berbagai alternatif untuk mencintainya. Sebagai contoh yang dilakukan oleh teman teman penulis sesama Joe sandy. Joe sandy terkenal dengan master of numbers. Sehingga para fans menyukai matematika pula. Pernah ada cerita.teman penulis sebaya dengan penulis. Panggil saja ia Ana. Dia tidak begitu cinta dengan matematika. Tapi, demi Joe sandy. Ia mau membedah matematika. Dan mempelajarinya. Ckckck. Ini adalah manfaat dari mempunyai idola. Idola adalah seorang semangat! Yang bagi penulis ia selalu berkata ‘caiyoo!!!’ (eh, emang bener lho! Hehe..)
Yach, makin lama. Uraian penulis makin ngaco, Akhir kata
Wassalam



Salam persahabatan

Bagaimana dg FANATIK???

0 komentar
FANATIK, kata aneh penggugah semangat kita. Maybe. Karena penulis pernah merasakannya. Karena rasa fanatik, penulis menjadi semangat. Tapi bagaimanakah dengan itu semua? Bagaimana kita menyikapinya? Telisik lebih jauh…, (Ranti ingin berbagi pemahaman, mari qta belajar sama2 yuk!!!

Manusia adalah khalifah di bumi ini. Dan manusia pula satu satunya makhluk Tuhan yang telah dibekali oleh akal pikiran. Just manusia! Not animal or plant!

Alangkah baiknya, kita sebagai manusia bisa memilih mana yang baik dan benar. Begitu juga dengan kata FANATIK tersebut. Nothing is the best or anything is not the best. Oleh karena itu, begitu pula dengan FANATIK, memiliki sisi ganda (lemah dan lebihnya). Tinggal kita untuk menghandlenya.

Akan tetapi, FANATIK, erat kaitannya dengan berlebihan. Okey.. penulis setuju dengan itu. Penulis ngerti, tapi tinggal kita, berlebihan itu bisa dikendalikan sesuai dengan kemampuan kita. Banyak jalan menuju roma! Banyak cara dengan semangat!

FANATIK! Sejujurnya, penulis tak bisa menguasai betul dengan kata ini. Karena penulis juga terperangkap kea lam ini. Dalaaaam banget. Entah bisa keluar atau tidak Hingga penulis benar2 mengaggap dunia maya itu nyata. Akan tetapi dunia real itu kebohongan belaka. Why? Susah njelasinnya..

Rasa Fanatik bisa diungkapkan dengan apa saja. Entah berkata I luv u! I like u! Mencari apa saja tentang dia, hingga bisa dikatakan, ia berkata : hidupku, semangatku, tergantung olehnya.

Entah pula, penulis mau berkata apa, diam2 penulis membenarkannya. Speechless bahasanya. Karena sejujurnya dengan malu malu, penulis berkata,”It is right! I ever do it”. Ha..ha.. konyol kah fren??

Tidak hanya itu, waktu yang mereka miliki telah ia pasrahkan kepada orang yang difanatikkan, FANATIK! Tak hanya kepada orang, melainkan kepada suatu benda pula. Dunia emang aneh ya fren! Begitu pula dengan kata FANATIK ini. Susah diungkapkannya.

Hingga yang ia anti, Karena FANATIK, ia berubah menjadi sayang. Sungguh aneh, bukan? Syukur.. syukur.. hal itu dalam taraf menuju kebaikan.

Sebagai contoh, karena fanatic, yang dulu benci dengan matematika, karena orang tersebut ahli dalam matematika, ia menjadi cinta dengan matematika. Karena fanatic,orang tersebut bakti kepada kedua orang tua, hingga fansnya bakti dengan orang tua. Ckckck. Alhamdulillah, moga fanatic yang fren alami seperti halnya penulis ungkap.

Akan tetapi, rasa fanatic juga bisa berdampak negative. Sbagai contoh, karena rasa fanatic yang amat berlebihan, ia hanya memuji muji sesuatu yang difanatiknya. Hanya memuji! Lainnya? Singkir.

Kalau boleh jujur, penulis pernah melakukan hal hal tersebut diatas semuanya, tapi doakan lah, penulis menjauhi dampak negative tersebut. Penulis mencoba, semoga FANATIK ada di semua umat tuhan. Hingga ada minat, semangat!

Akhir kata..

Caiyoo!

Salam persahabatan!

trik magic => "Tebak Kata Dalam Buku"

0 komentar
Bahan:
>>Buku note atau buku telepon, atau buku apapun yang jumlah halamannya minimal 900.
Persiapan:
Catat baris ke 18 pada halaman 99,198,297,396,495,594,693,792,891 di buku notes mu, dalam ha ini saya cotohkan pake buku telepon, jadi kamu catat nama, alamat, dan telepon pada halaman dan baris diatas!
Metode:
1.>Kamu minta salah satu penonton untuk memilih angka ratusan apapun itu.
2.>Lalu angkanya dibalik, sehingga penonton sekarang punya 2 angka ratusan!
3.>Lalu kurangi angka yang terbesar dengan yang terkecil!
Contoh:
Penonton memilih angka 354,lalu dibalik menjadi 453,dan dikurangi,hasilnya 99.
4.>Maka penonton membuka halaman ke 99.
5.>Lalu jumlahkan angka yag dia peroleh tadi (99) menjadi 9+9=18, dan lihat baris pada urutan ke 18!
6.>Kalo sudah,catat di kertas!
7.>Nah... Sekarang keajaiban dimulai, Kamu yakinkan kalo pilihan yang penonton jatuhkan itu bebas dan kamu akan menebaknya!
8.>Pada saat penonton membuka buku, kamu lihat,dia bukanya di awal,tengah atau akhir, trus kamu tebak deh. Misal dia buka di awal-awal, maka kamu tebak sesuai denagn yang ada di catatanmu! biar penonton gak curiga, kamu gunain buku notemu untuk menulis pikiran pikiran yang kamu tangkap dari penonton, padahal gunanya untuk nyontek catatan yang udah kamu buat.
9.>Kalo di catatanmu namnya suhartono mislnya, kamu bilang "saya melihat adda huruf s, apa benar nama yang ada di buku anda berawal dari huruf s"? kalo benar kamu terusin sesuai dengan catatanmu! Tapi kalo salah, Kamu tanya aja ma penonton, "Kalo gitu,apa huruf awalnya?". Misal dia jawab huruf d, Kamu lihat aja di catatanmu ama yang ada huruf "d". Dan terusin aja baca pikiranya!
Selamat mencoba.
Trik ini pernah dimainkan sang mentalis kita "DC".
Berpandai pandailah menyusun skenario plend!
Maka,pertunjukan indah & tepuk tangan yang meriah yg bakal kamu dapat.

Source : mmber JF

Trik yang dinamakan RAPAT KELUARGA

0 komentar
1. Siapkan kartu J,Q,K,& AS (heart,club,spade,diamond)

2. susun 16 kartu tersebut menjadi 4 bagian, bagian 1 terdiri dari 4 J, bagian 2 trdiri dari 4 Q, bagian 3 terdiri dari 4 K, dan bagian 4 terdiri dari 4 AS

3. terus ceritakan cerita ini “suatu hari ada 4 keluarga sedang mengadakan suatu rapat. Nah, kalo rapat itu kan enaknya berdiskusi sesama jabatan,(dalam hal ini K dianggap ayah,Q = ibu, J = anak laki2, As = anak perempuan) seperti ayah dengan ayah, ibu dengan ibu. Nah, sekarang mereka semua sudah selesai rapat, dan mau pulang. Jika mereka pulang, mereka harus kembali ke keluarga masing2. Artinya anak laki2, permpuan, dan ibu harus kembali ke ayah. Sekarang anda percaya gak kalo setelah saya acak, mereka semua akan kembali ke keluarga masing2??

4. Sekarang letakkan tumpukan kartu AS diatas kartu K, kartu K di atas kartu Q, kartu Q diatas kartu J. dan balik tumpukan kartu sehingga bagian depan menghadap ke bawah.

5. setelah tertumpuk semua, minta kepada korban anda untuk menyebut angka 1-16 (soalnya jumlah kartu 16). Misal, dia minta 7 berarti hitung 7 kartu dari atas tanpa mengubah susunan kartu. Dan ke-7 kartu itu dipindahkan ke bagian bawah tumpukan. Selanjutnya dia minta 3 berarti hitung 3 kartu dari atas, dan pindhkan ke bagian bawah tumpukan, dst (sampai korban berhenti menyebut angka)

6. sekarang balik kartu tersebut sehingga bagian deapn kembali menghadap ke atas. Dan letakkan satu per satu kartu di atas meja dengan 4 bagian (kartu pertama di bagian 1, kartu kedua di bagian 2, ketiga di 3, keempat di 4, kelima di 1, keenam di 2,dst)

7. dan korban akan bingung karena sekarang mereka semua sudah kembali k keluarga masing2 (di tiap bagian akan terdapat J,Q,K As)


Source : member JF (ryan anggi siahaan)

themaster haram???

0 komentar
Assalamualaikum dan salam sejahtera buat para pengujung blogQ..

YAch.. kali ini penulis BENAR BENAR kehabisan ide. Ingin ngblog, tapi malah buang buang sampah. Maaf ya ‘pink butterfly’!

Biar g sia sia, penulis ingin memanfaatkan segala waktu. Yaitu dengan berbagi pengalaman penulis.

Selama ini penulis hanyalah orang tak berdaya yang dilahirkan di bumi ini oleh kehendak Tuhan. Penulis hanya bias menerima takdir segala apa yang diberikan Tuhan. Tetapi penulis berusaha untuk mendapatkan titik teringnya. (maaf ngaco lagi).

To the point aja, penulis terjerembab dalam segala hiruk pikuk dunia. Terlebih atau khususnya magic. Penulis merasa Magic adalah suatu yang interesting. Walaupun penulis tahu itu adalah trik, tetapi trik itu dengan mudahnya (sebenarnya c sulit) magician lakukan. Seakan akan itu suatu hal yang mustahil terjadi. Penulis juga mendengar artikel fatwa : The master haram. Apakah yang mereka ketahui tentang the master.

Berikut ulasannya


Setelah pengharam situs jejaring facebook, kali ini giliran tayangan televisi the master diharamkan oleh sejumlah podok pesantren di jawa timur. Fatwa pengharaman acara atraksi yang mirip mirip debus di sebuah stasiun TV swasta tersebut, merupakan hasil dari pembahasan masalah yang di gelar oleh salah satu pondok. Pembahasan itu sengaja digelar untuk menyikapi tayangan atraksi the master, yang sedang digrandungi oleh sebagian besar pemirsa televisi Indonesia. Adu kehebatan yang pada sesi terakhirnya menampilkan Master Joe Sandy dan Master Limbad itu dianggap menyesatkan karena menampilkan atraksi atraksi di luar taraf kekuatan manusia biasa.

Dari hasil kesepatan perwakilan pondok pesantren memutuskan bahwa tontonan The master adalah haram. Demikian halnya dengan masyarakat yang menontonnya juga dihukumi haram. Alasannya, atraksi yang dipertunjukkan dalam acara tersebut diduga kuat atas bantuan jin atau jenis makhluk halus lain. Karena itu, pembahasan ini memutuskan tayangan tersebut haram lantaran mempercayai kekuatan makhluk lain selain Tuhan. Yang melihat juga berdosa karena ikut merasa senang atau ikut memercayai kekuatan jin atau makhluk halus lain yang diduga membantu dalam atraksi. Mengenai penonton The master yang juga dihukumi haram alasannya adalah orang yang menonton tayangan itu tergolong merasa senang dengan kemungkaran. Dan akan menimbulkan kemaksiatan.

Sementara itu, pihak RCTI menegaskan bahwa para pemain di acara tersebut tidak menggunakan mantra dan bahkan tidak ada makhluk halus sama sekali. Dan itu hanyalah trik trik yang sama halnya dengan sulap.

Karena keputusan itu, pihak RCTI akan mengundang (entah terjadi atau tidak) kalangan podok pesantren untuk menonton The master secara live.


Source : Koran surya, sabtu, 6 juni 2009 dengan didaur ulang oleh penulis


Disini penulis mencoba untuk netral. Tidak membela pondok pesantren, tidak pula membela magic. Penulis juga memiliki hati, memiliki kepercayaan yang kuat.

Kesimpulan penulis adalah :

  1.

  Magic adalah trik, dan trik itu yang membuat penonton terhibur. So, bila rahasia trik itu dibongkar hanya untuk menunjukkan ke kalangan podok, tak ada lagi magician di dunia ini donk? Upz, bagaimana tuh koq para podok pesantren tahu tentang show itu? Apakah mereka juga melihatnya ya? (just kidding)
  2.

  Keputusan pihak pesantren tidak bisa dikatakan salah, karena mereka hanya ingin bersikap selektif terhadap segalanya di dunia ini. Mereka hanya ingin memutuskan mana yang benar dan mana yang salah untuk komunitasnya sendiri. Tidak salah bukan?
  3.

  Sebenarnya ini tergantung pada ketepatan hati kita. kita melihat the master hanya untuk hiburan dan tidak percaya dengan makhluk makhluk halus, atau kita mempercayai itu atraksi yang tak mungkin dilakukan oleh orang. Allahu alam. Tata niat dulu yach!!

NB :Penulis, memilih pilihan yang pertama, bahwa magic hanya untuk hiburan.

all about joe sandy

2 komentar
Met dtang cmua???

Lama ney g pernah ngNet, lma g ngblog lagi, boro boro ngblog, buka fs n fb yg baru aja nggak prNah….

Tapi edisi ini, (ceile, kyak maJalah aja!!!) Aq hruz ngeBlog…

N jwabannya……. Hruzzz NGBLOG!!!!!

Gni fren….

Sblumnya met z buat Kak Joe Sandy yang telah jadi the master!!, wah, haruz manggil Master Joe donk!!! Aku turut bngga Master Joe menang, kok nggak enAk z!! he..he… z dah, kak joe aj z!!!

Okey..okey…

Kali ney kita kan mengupas tuntas tentang kak joe,, beribu ribu artikel dah aku kmpulkan, n sbagian aku simpen di blog fsQ…

Ney nmax : miranti_taurus@yahoo.com

Eh, g beribu ribu kali, hanya dapat DihitUng jAri!!! He..hE….

IkUtan bAca YukZ!!!

Kak joe dg nama lengkap Joshua Sandy, adalah laki laki yang lajang, yang kelahiran di Subang pada tanggal 2 April 1973.. Wah koq kayak di majalah aj z, he..he…

Kayak abiz wawancarain orang, reporter kale….

Kalian tau subang nggak fren??

Tu lho.. emmmmmmm, ngin tau???
caranya :

  1. Beli atlas
  2. Buka atlas
  3. Buka jawa barat
  4. N ubek ubek deh…

Or, gni aj :

  1. Buka google
  2. pilih kata kunci ditempat yg disediakan
  3. Eksampel : subang
  4. Lalu enter
  5. N u hruz ngubek ngubek lagi deh!!
  6. Pasti butuhin waktu lAma……………. bGtz

Key, cowok yang lumayan popular ney berasal dari Bandung. Kota yang nyaman, sejuk n sering diseBut sebut kota Mode!!

So, bwt cewek cewek or cowok cowok yg suka berstylE , mampir kcNa z…

( jg lupA, slAmkan k Kak j0e!!! he..he…)

Fren tau nggak, lok kak Joe tu minat bgt ma magic seJak SMA. So, kak Joe cOba coba main mAgic.. KareNa keseRingan coba coba oR belAjar sendIri, kAk Joe hoBby gitU gituan dEh.. And then, kak JoE mutUsin tuk beLajar inteNsif ttg maGic di magic art school di Bandung tepaTnya paDa taHun 2000… Nah daRi seBab muSibab tu Kak Joe bisa seGalanya, nggak pIlih aLiran, bisa kLasik, HipnOtist, n mentalist…

Nah, yang bUat aq terPikat tuh saLah satuNyaCoz Kak Joe tu Bisa ngesiHir Aku lEwat kAta kataNya, Qta kita dEnger sey, Kak Joe tu Sering NgeMC, leBih tePatnya jObnya MC. N dari muLu ke muLut, Kak Joe pernah maSuk TV loh!! NgeMC di acara salah saTu Bank, Nggak Tau apa, WAH!!!! HebaT bgtz z!!!!

AlasanQ suka kak Joe yang sAlah duanya, Kak Joe Hebat bgt otakNya, Terutama soAl Angka anGka. Wah seAndaiNya kak Joe jadi guru SpesIalis MatemaTika, pAsti muRid muRid IndoneSia piNter piNter daLam MatemX…

Nah pAda AwaLnya, Kak Joe tu peGawai di Salah saTu bAnk. Nah, gaRa garA magic. Kak Joe bantiNg seTir ke MC. Eman bGtz za… CbnAre c Kak Joe cOcok di peGawai bAnk, coZ KAk Joe kAn ahLi di HiTungan. Wah, bAkal ruGi tuh bAnk. He..he…

Wah bicaraX kq ngelantur z!!!

Key, kita kembali ke the master...

Pada awalnya, kAk joe Daftar ke thE master Karena Ngin tAmpil dI TV.. luThu juGa z!!!

Na. . . dy nGGak nyanGka bgtz, biSa ketrima... Hari deMi hari dan Ia biSA jadi peMeng di thE masTer...

Met kak Joe!!!!

dengan niLai 53.08% dibanding dg Limbad 46.92%
7 Alasan Mengapa Joe Sandy Memenangkan the Master

Selamat untuk Joe Sandy, pemenang program “The Master” (RCTI) season pertama! Nah, dari sudut pandang orang yang awam dalam bidang mentalism dan show-biz, saya akan mencoba menguraikan tujuh faktor utama yang membuat Joe Sandy berhasil mendapatkan gelar “The Master”. Sengaja saya pilih angka tujuh, karena menurut berbagai literatur yang saya baca, tujuh adalah sebuah bilangan yang memiliki nilai magis paling besar.

7 Faktor Penentu Kemenangan Joe Sandy dalam The Master :

1. Attitude
Di antara kelima peserta The Master, Joe Sandy adalah kontestan yang paling low profile, santun, dan tenang. Saat menampilkan sebuah pertunjukan, peserta lain seolah cenderung mengatakan, “Ayo penonton, lihat aksi saya. Saya bisa melakukan sesuatu yang luar biasa, yang tidak mungkin dapat anda lakukan”; sedangkan saat Joe Sandy berada di atas panggung, hal yang seolah ia katakan adalah “Pemirsa sekalian, saya akan menghibur anda”. Intinya, Joe tidak berusaha untuk membuat dirinya dikagumi oleh khalayak ramai karena kemampuannya, melainkan berusaha untuk memberikan hiburan dan pengetahuan sebaik mungkin untuk seluruh audiens. Sikapnya inilah yang kemudian justru mengundang simpati dari pemirsa di seluruh Indonesia.

2. Logis
Pada zaman modern seperti ini, masyarakat selalu menuntut segala sesuatu yang disajikan di hadapan mereka dapat dijelaskan dengan logika. Salah satu kelebihan Joe Sandy adalah performance-nya yang selalu logis. Joe tidak menampilkan pertunjukan yang mengutamakan eksploitasi “kemampuan ilusi” (contoh: menelan api, melakukan sesuatu dengan mata tertutup, membaca pikiran, dll ) atau menggunakan properti khusus secara berlebihan. Ia selalu menunjukkan bahwa performance-nya dapat dilakukan kapanpun dan di manapun, dan semuanya dapat dijelaskan secara logis dengan dua kata: Kekuatan Pikiran, suatu hal yang tentu dimiliki oleh semua manusia.

3. Kemampuan Berbahasa
Mungkin karena memiliki latar belakang sebagai MC, kemampuan Joe Sandy dalam merangkai kalimat selama melangsungkan performance jauh lebih menonjol dibandingkan keempat peserta lain. Presisi kalimatnya luar biasa, dapat disetarakan dengan Deddy Corbuzier atau Romi Rafael. Nyaris tidak ada kata yang tidak efektif, ambigu, ataupun tidak jelas maksudnya. Kontrol vokal sangat baik sekali, hampir tidak ada kasus “terpeleset lidah”. Volume dan pitch suara Joe Sandy menurut saya sangat tepat bagi seorang mentalis; tidak terlalu keras, bernada rendah, namun memiliki kesan sugestif yang sangat kuat sehingga audiens selalu menyimak kata demi kata yang diucapkannya.

4. Kontrol Emosi
Ini juga suatu modal penting yang membuat penampilan Joe Sandy selalu enak untuk ditonton. Dalam performance-nya, emosi Joe Sandy sangat stabil. Saya sering melihat peserta lain The Master yang karena kontrol emosinya tidak sebaik Joe Sandy, melakukan hal-hal di luar keinginan mereka seperti: nada suara tiba-tiba melengking, kata-kata yang diucapkan menjadi tidak jelas, kalimat yang diucapkan “belepotan”, bersimbah keringat, bahkan gemetaran. Hal-hal seperti inilah yang tidak terjadi (atau tidak tampak) saat Joe berada di atas panggung. Ia terlihat sangat nyaman, tidak terburu-buru ingin menyelesaikan pertunjukannya, dan menikmati tiap detik di atas panggung. Intinya, Joe Sandy telah memiliki mental entertainer sejati.

5. Interaksi dengan Audiens
Dalam hal ini, sekali lagi saya berani mengatakan bahwa seorang Joe Sandy tidak kalah dari Romi Rafael ataupun Deddy Corbuzier. Ia tidak pernah menganggap para audiens semata-mata sebagai properti pertunjukan. Interaksinya dengan audiens, baik terhadap audiens sukarelawan yang naik ke atas panggung serta audiens yang bertindak sebagai penonton sangat sinergis. Joe berhasil melibatkan emosi para audiens dengan berbagai metode, dan membuat mereka sejenak melupakan utang, pacar, pekerjaan, dan hal-hal lainnya. Seperti yang telah diungkapkan pada poin nomor 1, Joe tidak pernah berusaha meminta aplaus dari penonton, melainkan mencoba untuk menghibur mereka. Hasilnya? Tiga kali standing ovation berhasil ia dapatkan selama kontes The Master.

6. Keutuhan Performance
Performance yang disajikan Joe Sandy selalu utuh. Mulai dari latar belakang masalah, pertunjukan utama, solusi, hingga pesan yang diberikan di akhir pertunjukan. Semuanya tampak jelas disusun dan dipersiapkan dengan sangat matang, dan memiliki kesinambungan satu sama lain. Saat menyaksikan pertunjukan Joe di atas panggung, kita bagaikan diajak untuk menikmati sebuah cerita yang sangat menarik. Ini membuat audiens selalu penasaran terhadap apa yang akan dilakukan Joe Sandy berikutnya. Penonton menjadi sangat fokus, dan tentunya menciptakan suatu lingkungan yang sangat kondusif bagi pertunjukan itu sendiri.

7. Edukatif
Pertunjukan yang ditampilkan Joe Sandy selain sangat menghibur juga sangat edukatif. Ia tidak menampilkan hal-hal berbau mistis dan klenik, serta tidak melakukan aksi-aksi berbahaya bila ditiru oleh anak-anak. Alih-alih menampilkan hal-hal gaib yang tidak masuk akal, show Joe Sandy selalu mengusik kita untuk lebih memperdalam kekuatan pikiran. Sangat inspiratif! Selain itu, pesan akhir yang disampaikan di akhir pertunjukan sangat bermakna, sehingga membuat para audiens tak hanya mendapatkan sekadar entertainment, melainkan juga edukasi dan inspirasi.

Sekali lagi selamat untuk Joe Sandy! Saya berharap, Joe akan tetap eksis di dunia entertainment; dan untuk dapat melakukan hal itu, Joe harus melakukan hal yang lebih berat daripada memenangkan The Master, yaitu melepaskan diri dari bayang-bayang Deddy Corbuzier dan Romi Rafael, dua magician paling ternama di Indonesia. Good Luck!

dikutip dari : http://wikupedia.blogspot.com/2009/03/7-alasan-mengapa-joe-sandy-memenangkan.html

Hebat hebat!!!

Nah fren tau g???

pa artinya Nerd magician???
Aq plir tu salah satu aliran maGic, eh terNyata, Pesulap "culun"

Cory Kak Joe, nGGak berMaksud Nyindir!!!

Key, buat Fre,, fren,,, kAsiH koMenT z!!!
Ternyata cowok yang konon belum menikah ini dengan umur terlampaui tua kehilangan ibu yang paling disayanginya baru saja. Entah tak tahu kapan meninggalnya. Itu membuat hati Kak Joe tergores lebih sakit karena dibesarkan tanpa ayah tercinta (maksudnya ayahnya udah meninggal waktu kecil). Hati yang tergores itu teringat lagi ketika ajang pencarian the next master season 3, yang toh juga gara gara traditional of magic ini, Pak Sutarno. Dunia gempar, terutama para fans Kak Joe, seperti aku juga he..he..

Cut……!!! Cut…..!!!

Kalau NgBlog tuH yang raDa kreatif DonK! ForMal amAt seY!!!ngGak uSah kaKu!! iNi buKan bEriTa! iNi haNya saMpah sAmpah yaNg meNambAh kOment kOment yAng nGGak bermUtu!! Eh, nggaK kali, pEnuliS aKan seLalu mEnjaga kuAlitaS!!!

Udah!! LamA2 nGGak seLesai nEy nGbloGnya, luM browsing Kak J0e laGieee!!!!

Yah, para fans Kak Joe meneteskan air mata, hampir se Indonesia. Maybe! Kak Joe menceritakan masa kecilnya ketika ia pergi ke pasar dan mendapatkan hiburan oleh tradisonal magic seperti aliran Master tarno itu. Katanya, dari tradisional magic itulah Kak Joe menaruh minat ke magic magic yang lebih seru…

Cowok berkaca mata ini, rajin membaca, oleh karena itu kak Joe cenderung magic aliran mentalist.

Dengan meluasnya para fans Kak Joe, terjadilah klub klub untuk mengumpulkan para fans kak joe. Dan yang paling familiar dalam telinga penulis, (karena mengikuti dan menjadi anggota klub ini) adalah JSFC Joe Sandy Fans Club, yang dikoordinasi oleh Hendry Filcozwei Jan, atau biasa dipanggil penulis Kak Hendry.Singkat saja,…..

SeteLah fren, baCa bLogQ, dAtaNgi aJa bLog iNi, diSini teRdaPat JSFC. N biLang aJa iNfo iNi daRi penUlis yang biAsa diPanggiL Kak Hendry, Ranti, atau Diana, atau berNama asli, Miranti. He..he..

www.hensmagic.blogspot.com. Kalau FreN meNgaku nGefaNs Kak Joe, buRuan gAbuNg z!!!
Joshua sandy, itulah nama panjang orang yang dijuluki master of number ini. Orang yang wibawa, kalem, tenang, dan kasihan bgt ini ternyata fanatik kepada magician yang selama ini suka mengkritik pedasnya. Yang dikenal Deddy corbuzier, atau bernama lengkap Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo. sungguh mencengangkan. nggak juga. karena itu Kak Joe nonton acara Deddy, Impresario 008 dari awal tayang di tahun 1998. Alasannya adalah tutur kata Deddy dan Deddy dalam beberapa pertunjukkan tak membawa proprty apapun. Akhirnya sekitar tahun 2000, Joe sandy mencoba menkombinasikan seni magic dengan kekuatan mentalis.
Gara gara Joe sandy ngfans berat dengan Deddy, Joe sandy melakukan hal dilur logika. Joe sandy belajar membengkokkan sendok (seperti Deddy) sampai shubuh. Dan akhirnya jerih payah apapun, pasti ada hasilnya, jadi kak Joe berhasil membengkokkan sendok. Bagi magician yang berkaca mata ini, teman adalah orang yang paling mendukung dunia magicnya, artinya, Kak Joe sering sekali menampilkan berbagai magicnya terhadap teman temannya, dan kritik maupun saran adalah sesuatu yang paling penting darinya.


Ini adalah cara cara trik membengkokkan sendok


Anda memperlihatkan sebuah sendok yang utuh dan bercerita bahwa ada kemampuan PsychoKinetic yang memerlukan gaya gravitasi dalam pelaksanaannya,


kemudian dengan digoyang-goyangkan sendok tersebut menjadi bengkok (digoyang dengan cara diayun-ayun seperti seorang Mentalist Indonesia yang jadi terkenal cuma bermodalkan trik ini).
Sebenarnya Anda membengkokkan sendok tersebut sesaat sebelum mulai mengayunnya. Karena sendok memiliki bagian yang agak rapuh yaitu pada bagian leher sendok (berlatihlah dengan sendok yang tidak terlalu tebal dan cobalah tekan kedepan secara perlahan dengan jempol dibagian kepala sendok dan jari telunjuk 2 sentimeter dibawah kepala sendok), jadi Anda dapat membengkokannya dengan mudah. Setelah percobaan itu berlatihlah melakukan pembengkokkan secara cepat dan dikaburkan prosesnya dengan diayun-ayunkan sehingga tidak terlihat. Tetapi ada beberapa sendok yang lumayan butuh tenaga untuk dibuat bengkok, jadi saran Kami pilih-pilihlah sendok yang nantinya akan Anda gunakan untuk trick ini.

Source : majalah teen edisi minggu ini
: tak tahu blog mana, tetapi dalam blog ini dicantumkan ini : sumber keterkaitan http://sutikno.blog.uns.ac.id/2009/04/07/trick-sulap-membengkokkan-sendokis-now-revealed/ 

GARA GARA PINK

0 komentar
Matahari bersemangat keluar dari sarangnya, mengeluarkan cahaya kemilau Di rumah kecil nan nyaman, tepatnya di kamar tidur yang di pintunya bernamakan “Cute Ana’s room” kakaknya, Joe mendapati Ana tertidur lelap.
“Ana! Kerjaanmu molor terus! Makanya, jangan suka tidur terlalu malam!” bentak kakaknya sambil menyibakkan tirai di jendala kamar Ana.
Di lirik adik tunggalnya, tapi Ana tak menggubris Joe.
“Ana! Cepat bangun!!” bentak Joe.
Ana enggan tuk bangun. Boro boro tuk bangun, membuka kelopak matanya saja, malasnya setengah mati.
“Capek ya lama lama bangunin kamu”,kata Joe cuek sambil membuka majalah yang ia dapatkan dari Pak pos langganannya.
Tiba tiba muncul sifat Joe yang selama ini ia pelihara. Jail!
“Waow, nih ada tas pink pengeluaran terbaru, bagus banget. Seandainya dipakai………”
“mana kak? Mana?” Sahut Ana yang tiba tiba bangun dari tempat tidurnya.
“Gini ya cewek yang terhipnotis ma pink! enak juga digodain, ha..ha..” kata Joe
“Ih!!! Kak Joe jail deh, orang enak enak tidur dibangunin dengan cara licik lagi.Udah pergi sana, penggangu setia”kata Ana cemberut sambil tiduran sebentar bentar menguap lalu menggeliat.” Kak Joe dilarang masuk kesini, Yang pertama, Kak Joe dah ganggu tidur panjangku, yang kedua Kak Joe dah boongi aku, Yang ketiga dan pada intinya, Kak Joe nggak suka warna favoritku, Pink!”. Kata Ana panjang lebar.
“Ye…, tau gini aku nggak masuk di kamar yang serba aneh ini, yang penuh dengan warna pink yang norak ini”, kata Joe sambil keluar.
Memang. Kamar Ana serba pink. Dari dinding pink, jendela pink, tempat tidur pink, computer pink, lantai pink, aksesoris pink sampek sampek nggak ada warna lain yang nongol dengan riangnya di kamar Ana.
Ana membuka jendela pinknya, angin menerpa tubuhnya dengan lembut. Sejuk sekali. Terdengar kicauan burung yang merdu, bagaikan nada di telinga Ana. Tanpa pikir panjang, ia mandi lalu sarapan pagi.
Ana kembali dengan perut kenyang, dan iseng iseng membuka komputer.
Di hidupkannya komputernya, lalu ia membuka alamat Facebook.
“Wah ada teman yang add ternyata, siapa sih ikut ikut aja pakek baju pink”. Gerutunya.
DiconfirmnyaFb itu, lalu membuka chat di Fbnya.
‘Wah ada koment dari anak tadi’ batinnya
Makasih dah app z
Z cama2, suka pink juga situ?
Sangat, Pink is my life, u?
Jgn sok deh ma pink, pink itu sglanya bgiku!
Jutek amat, asl plz?
Qm tuh aneh ya, ngeadd tapi g tau identitas org yg di add!
Abiz, aq suka profil kamu, respect bgt ma pink,
Ok, Ana 15 Jmb
Aq Mira 15 Jmb, Jmb mana? Wah qt sekota nih
Cpa yg tax, Ngin tau aja. Jmb timur.
Eh main main yuk, aku nemuin toko pink, komplit bgt!
Z ta?? Mau!! Ketemuan yuk!!!
Key, ntar sore ya d dpn GOR!
Ok!! Aq tnggu!!
‘Klik’ Komputer padam, lampu mati. “KAk Joe, diapain sih lampunya!, mati nih komputerku!” teriak Ana lalu ia rebahan lagi dan tidur.
Ana membuka matanya, menggeliat sebentar, lalu melirik jam dinding,”Oh my God, udah jam 4 sore. Aku akn janjian dengan Mira.
Cepat cepat, Ana bagun, mandi dan makan siang. “Kak, aku pergi dulu ya”, tak ada jawaban. Lalu ia sms kakaknya,’pasti masih molor’ batinnya.
“Ya Allah aku lupa, aku kan nggak tau identitas Mira, dasar bodoh!” Sesampainya di GOR.
Duduklah ia di sepeda, ia menggeleng kepalanya. Celingukan! Tapi nothing, dan ia pasrah.
“Seandainya saja aku minta nomernya, andai aja aku banyak bicara ma Mira, dasar Kak Joe tuh, sapa lagi yang buat lampu mati kalau bukan Kak Joe. Huh. Sebel! Pulang aja ah” gerutunya.
“Hai Ana” teriaknya seorang cewek berpink dari rambut hingga kaki.
“Oh, ini tho Ana yang asli, ternyata bener,kamu cewek pink, lama banget sih udah 2 jam, aku celingukan, nggak ada tanda tanda kehidupanmu!”kata Mira nyerocos.
“Kok tau aku? Darimana?”
“Yaiyalah, secara gitu, aku print foto kamu, abiz tiba tiba kamu off, aku lum dapat no kamu lagi”
“Sorry, Habis lampu di rumahku mati. Siapa lagi yang matikan lampunya kalo nggak Kak Joe!”
“Ha?? Kak Joe, Kak Joe master of numbers itu?”
“Jangan gila deh Mir! Nggak mungkin kali! Iya sih ada yang sama dengan kakakku, mirip kaca matanya aja, ha..ha..”
“Ha..ha.. bias bisa aja kamu Na!” Lalu mereka tertawa bersama.
“Jadi ke toko nggak?”
“Ayoo! Aku ingin tahu dimana itu, eh tangan kamu kok dingin ya?”tanpa sengaja Ana menyentuh tangan Mira.
“Ah nggak papa, waktu aku tungguin kamu aku beli es!”
“Huh, pelit, nggak bagi bagi!”
“Yaela, aku lupa ambil dompetku, wah gimana nih”.
“Yaudah kita pulang dulu deh, dekat kan, sekalian aku main main di rumah kamu dulu”
“Ah, jangan jangan! Di rumahku… di rumahku ibuku galak banget!”
“Nggak papa, ayo, kamu tunjukkan jalannya ya!”
Ketika mereka di jalan, akan tetapi ada orang orang di jalan tengah berkabung,
“I I ni ru rumah ku!” kata Mira gagap.
Rumahnya tak terlalu besar tapi kelihatan sangat asri. Akan tetapi terlihat orang orang tengah berkabung, bunga berkabung terpampang jelas di rumah Mira.
“Ada apa di rumahmu Mir?” Tanya Ana mendekat ke rumah, tetapi yang ditanya malah menghilang.
Ana memasuki rumah, ternyata berpulupuluh orang di dalam rumah, di tengah, terdapati seorang anak terbungkus kain kafan.
“Maaf siapa yang mati bu?, keluarganya Mira?”Tanya Ana kepada salah satu orang yang melayat.
“Bukan familinya mbak, Mira yang meninggal tadi pagi!” jawabnya.
Dengan rasa penasaran, Ana mendekat ke kain kafan tersebut, dan..
“Oh my god!!” teriaknya. Dalam hitungan detik Ana menjadi pusat perhatian. Surprised!
Ana berlari keluar, ia sangat malu, tetapi is confused, dia menaiki sepeda fast, dan melesat ke rumah.
“Kak Joe, kamu dimana kak Joe, aku takut!!”
“Ada apa sih Na, teriak teriak, biasa aja kali!!” jawab Joe dengan tenang.
Ana menceritakan semuanya, dari pertam ia ketemu Mira, hingga sampai di rumah. Di wajahnya, masih tersirat wajah ketakutan.
“Syukurin! Makanya, jadi orang itu jangan langsung percaya ma orang, saking terobsesi ma pink aja, gini toh jadinya!” kata Joe nyerocos.
“Waaaaa, kak aku takut, ntar kalau dia kemari gimana, kalau dia datangi aku lagi gimana, kak takut”,
“Diam donk! Kakak lagi liat sepakbola nih!” bentaknya sambil mencubit Ana.
Tiba tiba Ana terbangun dari mimpinya, ia membuka matanya, mencubiti pipinya.
“Oh my god, it just dream!” 

ADIK KECILKU SI MONYET???

0 komentar
Pagi yang indah! Hari ini cukup untuk membuat permulaan sebuah cerita. Mungkin. Sebuah kisah cerita remaja mencari kehidupannya. Itulah paradigma Rama. Mengapa hari ini? Karena hari kemarin tepatnya pukul 09.00, dia telah merasakan jatuh cinta kepada seorang cewek yang bernama Vina. Dan dia bertekat untuk mendapatkan cewek itu.
“Hai bro, kemarin jadi nggak pergi ke reunian keluarga”, sapa Rama kepada temannya ketika di gerbang sekolah.
“Jelasnya teh jadi”, jawab Vedi yang terbiasa dengan logat sunda.
“Emangnya kamu teh nggak pernah reunian. Disana teh kamu bisa bertemu keluarga besarmu, kalau kamu ngundang aku, aku teh akan mempromosikan sepatu nenek moyangku, yang khasiatnya teh kaki yang memakainya akan terhilang dari kadas, kudis, kutu air dll (dan lainnya lupa), kamu tertarik sepatuku nggak”, kata Verdi dengan panjang lebar.
Tapi saking lebarnya, Rama mengalihkan pandangannya ke seorang cewek tinggi cantik, yang semua aksesorisnya serba pink, yang merupakan warna favoritnya. Seketika itu dia ingin berpapasan dengannya, walaupun Verdi kesal.
“Dik, kok main ke SMP sich, nanti mama marah lo”, kata Vina.
Memang tinggi badan Rama hanya 110 cm, tidak heran cewek hampir sempurna ini juga memanggilnya ABG alias Adik Baru Gede, seperti temannya.
“Namamu Vina ya, boleh kenalan? Oh ya aku juga siswa SMP ini, kenalkan namaku Rama”, kata Rama tanpa memperdulikan title demi cintanya dengan gugup.
“Sorry, aku kira kamu anak kelas 1 SD, ya namaku Vina, senang berjumpa denganmu”, kata Vina,”Ya sudah, aku mau ke kelas dulu nanti telat masuk”.
“Iya Vin”, kata Rama.
Nah mulai dari pertemuan itu, Rama dekat dengan Vina, setiap Vian mempunyai masalah teman, asmara, orang tua dll (bukan dan lainnya lupa lho) Rama mengetahui lebih dulu. Sehingga mereka menjadi sahabat.
Sebenarnya dalam hati Rama dia ingin lebih dari sahabat, tapi dia yakin dia nggak pantas , dia itu anak yang jelek, kecil, gak gaul lagti, sehingga dia urungkan keutaraan hatinya.
Akhirnya dengan kepastian Rama, dia akan menembak Vina di depan gerbang sepulang sekolah.
“Vin boleh aku tanya sesuatu”, tanya Rama.
“Vin sejak aku kenal kamu aku suka padamu, maukah kamu jadi pacarku”, kata Rama dengan pelaaaaaaaaan sekali.
“Apaan sich Ram, gak lucu tahu nggak”, kata Vina dengan meninggalkannya.
“Aku serius Vin, aku akan terus menunggumu”, kata Rama.
Hari demi hari berlangsung tetapi Vina belum menjawabnya.
Ketika sudah 1 minggu Rama meminta jawaban itu lagi.
“Vin aku minta jawabanmu sekarang”, kata Rama
:Ram, jujur dengan sangat, aku nggak bisa bohong pada perasaanku, kalau aku juga sayang kamu, so dengan menyesal aku nerimamu”, jawabnya.
“Gila banget sih kamu, buat aku jantungan tahu nggak pinky girlku”, kata Rama.
“Biarin adik kecil, oh ya kamu besok anterin ke ultah temanku ya”, kata Vina.
“Ok, and good bye”, katanya.
“Ketika pukul 16.00 tepat, Rama tiba di rumah Vina, seketika itu Rama memberi kado yang berisi gaun pink, yang ternyata sudah dipersiapkan matang matang, spontan saja Vina memakainya.
Pada pukul 16.30 mereka tiba dan apakah kamu tahu? Bahwa Vina langsung mengumumkan kepada temannya bahwa telah menjadi pacarnya, tiba tiba
“Vin, kamu bodoh apa gimana? Coba lihat pacar kamu udah pendek, jelek, gak gaul lagi gengsi dong kalau jalan dengannya”, kata salah satu temannya.
Begitu juga dengan teman temannya membetulkan omongan temannya, dan menertawakannya.
Seketika itu Rama pergi meninggalkan semuanya, Vina mencoba untuk mencegahnya, tetapi apa daya Vina, dia tak berhasil mengajak Rama kembali.
“Ram, kamu marah sama teman teman aku, maaf ya”, kata Vina ketika mereka di depan rumah Vina.
“nggak kok Vin, buat apa aku marah”, kata Rama sambil menutupi kesedihannya ”, ya udah aku pulang dulu”.
“Ya udah, sampai bertemu besok”, sambung Vina.
Meskipun Rama menuruti Vina, tapi dalam hati kecilnya menolak kata kata Vina itu.
“Verdi, punya tips agar cepat tinggi nggak”, tanya Rama ketika berpapasandi kantin sekolah.
“Aku teh mau memberitahumu, tapi aku minta satu syarat, dan syarat itu teh adalah tolong selesaikan Prku dulu”, kata Verdi.
“Hah, aku kamu suruh menyelesaikan Prmu sebanyak 10 halaman dalam waktu 30 menit?” kaget Rama.
“Kamu kan pinter atu, masak nggak bisa”, kata Verdi.
Sehingga demi cintanya, Rama bersemangat mengerjakan PR itu seolah olah anak yang rajin belajar dan akan dihadiahi sepeda baru oleh papanya, emang Rama anak anak he 3x.
Teng, ting, tong, terdengar bunyi bel masuk, dan dalam waktu itu juga Rama telah menyelesaikan PR itu secepat kilat dia menemui Verdi.
“Verdi, cepat beritahu aku apa caranya agar cepat tinggi”, kata Rama sambil ngos ngosan.
“Kata nenek moyangku, kalau pada waktu bulan purnama, orang pendek disuruh bergelantungan”, kata Verdi.
“3,2,1, selesai semuanya, aku yakin besok, besok, dan besoknya lagi aku pasti sama tinggi dengan Vina, atau lebih”, ucap Rama ketika bergelantungan.
Memang setiap bulan purnama ia melakukan aktifitas rutin itu, dan dia beroptimis bisa tinggi dengan tips itu.
“Adik kecil nanti malam jalan bareng ya, masak kita pacaran nggak pernah kencan”, kata Vina ketika hari Sabtu di jalan.
“Waduh, aku nggak bisa, aku latihan sepakbola”, tolak Ram.
“Kemarin nggak bisa alasannya belajar kelompok, kemarin lusa kecapekan, belum yang dulu. Akhir akhir ini juga kita jarang ketemuan”, kesal Vina.
“Vin sorry, tapi aku janji kalau nggak ada halangan lagi aku hanyalah untukmu”, rayu Rama.
“Janji ya, kalau gitu aku pulang dulu, met latihan”, kata Vina.
Tapi kali ini Vina mengajak Rama kencan lagi plus merayakan hari jadian mereka yang sudah berlangsung selama 5 bulan.
“Adik kecil nanti kita kencan yuk. Sekarang kan hari sabtu pon yaitu hari jadi pasaran kita, masak kamu nolak lagi”, kata Vina.
“Aduh pink, sorry menyorry banget, nanti Verdi berulang tahun dan aku diundang, syaratnya itu nggak boleh diwakilkan dan nggak bersama orang lain”, kata Rama.
“Ya udah aku pulang dulu, semoga senang disana”, balas Vina dengan raut sedih.
“Maafin aku Vin, aku nggak mau kamu kecewa gara gara kekuranganku”, desis Rama.
Tetapi keesokan harinya,
“Happy birthday!”, kata Vina.
“Vin saya teh nggak ulang tahun”, kata Verdi.
“Lho Rama bilang, kamu rayain dan diundang”, kata Vina.
“Beneran atu, masak saya berani bohong”, sanggah Verdi.
“Oh sorry ya”, kata Vina.
Mulai dari itu Vina merasa sikap Rama berubah, sehingga tepat pada malam bulan purnama, Vina pergi ke rumah Rama.
Oh my God, ternyata Vina datang pada saat Rama bergelantungan, sehingga Vina menggugurkan niatnya, untungnya Rama dapat mencegahnya.
“Pink kamu kangen ya”, goda Rama dan menutupi rahasianya.
“Ram, mengapa kamu sekarang berubah, kamu sekarang bukan sandaran hatiku lagi, setiap aku ngajak kamu kencan, kamu tak mau, eh tadi kamu bergelantungan kayak monyet, jelaskan semua ati sikapmu akhir akhir ini, dan aku ingin kamu jujur”, kata Vina.
“Ok Vin, sejak kita ke pesta ultah temanmu aku merasa ngecewain kamu, jadinya aku menolak ajakan kencanmu, dan mencari tips untuk tinggi, dan kata Verdi WAKTU BULAN PURNAMA, BERGELANTUNGAN SECARA RUTIN, aku menuruti nasihatnya, tetapi aku nggak pernah tinggi, aku nggak mau kehilangan cintamu Vin”, kata Rama.
Tetapi Vina malah tertawa sambil berkata,”Ram, kamu itu lucu juga ya, Ram, bagaimanapun fisik kamu, aku masih sayang kamu tulus apa adanya, walaupun aku memanggilmu adik kecil, aku hanya bergurau”, kata Vina.
Akhirnya Rama yang setiap hari murung, kini mengembangkan senyumnya.
“Ya sudah, kita masih jadian kan, dan kamu harus berjanji jangan lakuin hal bodoh itu lagi, karena aku nggak mau adik kecilku si monyet”, kata Vina.
“Ok pinky girl”, dan mereka tertawa bersama sama, tawa mereka lepas, selepas beban yang dilaluinya.

Terimakasih Maha Penolongku

0 komentar
Sejenak ia memandang puisi cantik yang telah ia buat kemarin dan pulpen pink yang secantik puisi yang telah ia buat, tidak ada yang bisa mengalihkan pandangannya walaupun hanya Rafi seorang. Sesekali ia melempar sejauh jauhnya pulpen itu.
“Kamu kenapa ? kamu mempunyai masalah ?”, tanya Rafi cemas.
“Ia memandang Rafi lekat lekat, ada perasaan campur aduk dihatinya, antara takut dan marah, kemudian ia berkata,”Raf, apa kamu ingat waktu kita pergi ke seorang peramal.
Rafi terhenyak sebentar, berfikir dengan seriusnya, tetapi tak ada satupun salah satu sel otak untuk menjawab pertanyaan kekasihnya,” Nggak tuh”.
“Yaela Raf, saat itu lho, kamu membawa aku ke seorang peramal.
“Emang pernah”,kata Rafi berlagak linglung.
“Rafi sayangku si kakek pikun”, panggilnya dengan sebal yang ia tahan.
“Iya, nenek cerewet”, jawab Rafi.
“Waktu itu aku berulang tahun, dan kamu berjanji akan memberi surprise, eh ternyata kamu bawa aku ke peramal, kan udah aku bilang, kalau aku nggak suka diramal, kamu tetap ngotot”, kata Nana sambil memandang sebal Rafi, eh yang dipandang malah nyengar ngengir.
“Kenapa loe cangar cengir, udah tahu kasalahan fatal loe”, kata Nana.
“Lalu ?”, tanya Rafi dengan tetap berlagak linglung.
Nana memalingkan wajahnya darinya ada raut sebal, tapi ia tahan di dada, ia mengambil napas, dan bercerita,”Waktu itu peramal berkata,” Nak, hati hatilah dalam hidup kalian, karena sebentar lagi hubungan kalian akan berakhir”, kata Nana sambil menirukan perkataan misterius peramal itu.
“Gara gara peristiwa naas itulah, aku naik angkot sendiri”, sebal Nana.
“Salah kamu sendiri, aku tanyain kamu berani apa nggak, malah kamu lari langsung plencing”, kata Rafi yang tak kalah sebalnya dengan Nana.
“Mau diterusin nggak ceritanya ?”, kata Nana.
Rafi mengangguk sebagai simbol setuju, tetapi yang menjadikan ia penasaran dan dipertanyakan ’Emang berkaitan dengan naik angkot sendiri?’.
“Di angkot itu aku melihat seorang bapak bertubuh kekar dan gemuk, rambutnya sudah mulai memutih, kumisnya sangat tebal melintang di bawah hidungnya, dan jenggot yang tertempel di dagu yang kotak”.
“Aku takut banget Raf, aku takut nanti akan diculik sama orang itu”, kata Nana memegang tangan Rafi.
“Kamu takut karena nggak akan pernah ketemu pangeran seganteng aku ?”, goda Rafi
“Kamu itu udah jadi kakek pikun, linglung, suka nyengir, ge-eran lagi, kalo kamu suka nyuri pembicaraanku, aku nggak mau crita ah”, kata Nana.
Rafi diam bak anak TK yang sedang diajari gurunya, tetapi bukannya ia takut tidak akan diceritai, yang ia takuti dia akan diomeli Nana sampai telinganya memerah.
“Diam diam ia membuka tasnya, lalu memberi pulpen ini kepadaku”, kata Nana dengan memberi pulpen yang selalu dibawanya,“Tanpa tersadar otakku menyuruh aku untuk berbicara’ini berapaan pak ?’.
Rafi berkata,“Kan dia baik ! kamu sih terlalu suka berprasangka buruk orang”.
“Raf, aku takut kalau pulpen ini ada guna gunanya bila aku memakai pulpen ini, aku akan putus denganmu”, rengek Nana.
“Ya Allah Nana, ini hanya sebuah pulpen, kalaupun kita putus, bukan karena pulpen dan ucapan peramal itu”, kata Rafi
“Raf, aku sayang kamu, aku nggak mau kehilanganmu”, sanggah Nana.
“Aku tahu kalau kamu sayang aku, aku juga, tapi keyakinanmu salah”.
Ops disensor aja ya pacarannya, Esoknya Nana yang masih digeluti dengan rasa takut, semakin menggila.
“Nana, mengapa kamu terlambat”, tanya Bu Dewi ketika Nana baru saja masuk ke kelas sejak bel berbunyi 30 menit yang lalu. Yang ditanya hanya terdiam.
Nana, akhir akhir ini nilaimu merosot, kamu juga sering membuat ketidaknyamanan teman temanmu waktu belajar, sekarang kamu terlambat, tapi untuk sementara ini, kamu saya maafkan silahkan duduk”,kata Bu Dewi.
Nana berjalan ke tempat duduknya, muak dia dengan guru terkiller itu, tapi kemuakannya berpindah ke pulpen misterius itu, tanpa ia sadari dan sudah menjadi rutinitas Nana, ia membuang pulpen itu, tapi pulpen itu menuju tepat di muka Bu Dewi.
“Nana, kamu tadi sudah terlambat, sekarang membuat ketidaknyamanan kelas ini lagi, dengan terpaksa, silahkan keluar dari kelas”, bentak Bu Dewi.
“Nana berjalan keluar, ingin rasanya ia menonjok guru paling menyebalkan.
“Nana, ini dari Bu Dewi, kata beliau disuruh memberikan kepada orang tuamu”, kata Anis sepulang sekolah. Eh yang diberi langsung nyelonong pergi.
“Nana, kamu ini sebagai murid teladan, tidak sepantasnya kamu mendapat peringatan dari sekolah. Sebagai hukumannya, kamu TIDAK DIPERBOLEHKAN KELUAR KAMAR SELAMA SATU BULAN, kecuali sekolah”, bentak bokap Nana.
Hati Nana semakin teriris iris lagi, hari harinya penuh dengan rutinitas memandang puisi dan pulpen misterius, takut, takut, dan takut yang selalu menutupi hatinya, walaupun Rafi menyadarkan Nana berkali kali.
Hingga tanpa disadari ia telah menginjak ujian kenaikan kelas yang terakhir, dan Bu Dewi sebagai pengawas ulangan.
“Oh my God, aku nggak membawa alat tulis satupun”, desis Nana.
Bu Dewi gituloh, bila muridnya bergerak sedikitpun akan dikeluarkan dari ruangan. Hah, sadis baget !
Tiba tiba ia teringat bahwa masih membawa pulpen misterius itu yang selalu tak pernah absen dari genggamannya. Ada ketakutan terbaca dari raut wajahnya, ketakutan ia disertai dengan kebingungan, haruskah ia putus dengan Rafi karena ia memakai pulpen itu, atau dimarahi ortunya karena ia tak menjawab satupun dari soal ulangan.
Ia melakukan acara berfikirnya kembali, diam diam ia mengiyakan apa kata Rafi yang selalu mengingatkannya.
Tanpa sengaja tangannya mengambil pulpen misterius itu, dan menggoreskan tintanya, tiba tiba pandangannya gelap, tubuhnya lunglai, dan ia tak tersadarkan diri.
“Hari hari berikutnya kian tenggelam, ia jarang bertemu dengan Rafi, ia pun tak meminta ujian susulan karena penggoresan pulpen misterius itu, senyumnya juga mulai pudar dari wajahnya yang cantik.
Tetapi hari beratnya bertambah ketika penerimaan rapor kenaikan kelas.
‘Deg’ terasa darahnya tumpah dari alat pemompa, ia berlari menerobos orang orang yang mengantri untuk mengambil rapor menuju taman. Ingin ia berteriak sekencang kencangnya, tapi tetesan air mata yang keluar dari matanya yang ia dapatkan.
“Sabar Na, pasti masalah itu ada hikmahnya”, kata Rafi menenangkan hatinya.
Nana menghindar darinya, ada perasaan takut yang berlebih di hatinya.
“Na, apa kamu masih meyakini perkataan peramal gadungan dan takut bila ada guna gunanya pulpen misterius itu ?”, tanya Rafi sambil mendekati Nana.
Nana memalingkan wajahnya dari rafi, diam ia berfikir ! lalu ia memandang sedikit demi sedikit Rafi, hingga ia memandang lekat lekat pacarnya.
“Na, ramalan dulu itu hanya sebuah permainan, ramalan itu hanya hiburan semata, tidak lebih, kalau toh berpisah, apa karena peramal itu menurunkan malaikat khusus dari Allah untuk memisahkan kita, malaikat jahat gitu ?”, kata rafi.
Nana mengembangkan senyumnya, ia pandang lekat lekat wajah Rafi, ada kekaguman yang muncul di hatinya.
“Nah gitu dong ! senyum ! Na, apa kamu mau disebut orang yang tak percaya dengan takdir, apa kamu mau disebut orang syirik ?”, kata Rafi.
Nana mengalihkan pandangan ke langit nan biru, senyumnya kembali merekah, dan berkata,” Raf, aku kan anak islam, mana mungkin aku menjadi syirik gara gara hanya mainan kuno dari peramal gadungan itu. OK deh, aku setuju dengan perkataanmu itu, thanks Raf, kamu udah membantu aku”.
Nana berlari sekencang kencangnya di taman itu, raut wajahnya yang selalu menegang dan sedih, mulai berubah, ia tertawa tawa kecil.
Rafi memandang lagit biru, ada rasa syukur yang mendalam darinya, rasa terimakasih kepada Tuhan sang Maha Penolong, yang telah menolong umatnya dari bahaya kesyirikan, terutama kepada kekasihnya, Nana,”Thanks Allah”.


NB : maaf, puisinya g nisa kebaca. penulis salah uploadnya. ditunggu kapan2 dulu y!!

BERPISAH OH NO

0 komentar
Air mata menetes ke bajunya setik demi setitik, dia hampir putus asa dengan semua kejadian ini, menyerah! Dia hilangkan sifat utusan Allah itu, setan seakan akan mengajaknya masuk ke jurangnya yang dalam . Terdiam Terdiamlah yang dilakukannya. Tiba tiba,”Hai friend how are you ?” Tanya temannya dengen logat sok inggris.”sok Inggris lo,” jawabnya “emang gue kayak bule” kata temannya lagi “iyabule, budaknya kale ya”katanya untuk menutupi kesedihannya “eh prend ngomong 2 how are you itu apa se?” Tanya temennya.Dia bicara”kamu itu gimana sih ngomong gak tau artinya dong dong lo!how are you itu apa ya ,eh kamu tau nggak kalo…”,”pertanyaan gue kan belum dijawab boba lo”kata temennya “apaan tuh”Tanya nya,temennya menjawab”bodoh bangethahahahahahaha ha”, “ah udah kamu gila kale ,frend Can I megang your batuk” katanya”eh aku nggak SGM ya!”cegah temannya.

Tiba tiba mereka diam, mereka melamun. Tiada suara yang mereka keluarkan dari mulutnya, Hening.Dan kau tahu Tiwi meneteskan air matanya lagi,” Kenapa sih lo itu” kata temennya si Mina.air matanya semakin deras mengucur di pipinya, lebih deras dari air hujan yang turun ke bumi.Mina merangkul Tiwi agar tenang.”Sudah kamu diam dulu baru kamu bicara ya!”kata temennya itu.Tiwi bernafas sejenak lalu dia berkata”kalo kita ditakdirin berpisah apa reaksimu”, “What ? berpisah !”Tanya temennya.”aku nggak bercanda aku serius tambah bisa jadi seratus rius”katnya.”kenapa kita berpisah apa yang bisa menyebabkan kita berpisah”,Tanya temennya”teman, kamu tahu ortu gue kan, dia orangnya kelewat batas, aku benci itu, sebenarnya dia itu harus mencerminkan perbuat an yang baik bukan seperti itu, dia itu orang apa iblis”katanya Temannya berkata”lha terus apa hubungannya denga perpisahan kita ini”.”orang tua gue tidak memperbolehkan aku bergaul ama kamu “ katanya, “kenapa” tenya temennya,”kamu itu dianggap orang penyebar perbuatan buruk, katanya gara gara kamu aku jadi bodoh, jadi anak kurang ajar lah, jadi anak yang durhakalah, dan mulai besuk aku akan dikawal dengan pengawal pribadiku”.”mungkin lebih baik begitu kitakan masih bias calling, ya,nggak” kata temennya dan pergi meninggalkan Tiwi, dia pergi ke kamar mandi ,menangislah yang ia lakukan,dia kenang masa masa indah bersama teman akrabnya itu,”kita sudah bersama sejak kecil,kenapa kita harus berpisah,hanya kamulah teman aku, hanya kamu kawan, aku harus cari cara, tapi…, yah aku harus cari cara.”katanya dengan nada kepastian.

Next morning,Mina berangkat pagi pagi untuk memastikan perkataan sahabat karibnya itu,dan ternyata,memang betul apa yang didengarnya itu,Tiwi diantar oleh pengawalnya yah istilahnya bodyguard gitu,apalagi si bodyguard itu mengantarkan Tiwi tidak hanya sampai pintu gerbang, tetapi di depan kelasnya,dan bodyguard itu juga menungguinya di tempat parkir, dan ini membuat hati Mina semakin benci ingin meremas remas saja tubuh ortunya Tiwi itu.

“Eh lihat tuh, Tiwi ada bodyguardnya seperti anak kecil aja hahahaha”, kata salah satu teman Tiwi,ternyata tidak hanya Mina yang jengkel dengan kelakuan ortu Tiwi tapi, juga Tiwi ,dia malu dengan teman temannya.

Hari demi hari pun berlalu,minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan,mereka berdua sudah tidak kuat dengan peristiwa ini,tiba tiba Mina mempunyai ide dan dia segera cepat menyambar Hp nya yang ada di meja,”halo, bisa bicara dengan Tiwi”tanyanya di telpon,”ya saya sendiri,Mina ya ada apa Min gimana kabarnya, maklum kita jarang komunikasi selama 5 bulan”jawab Tiwi dengan nada yang super cepat dan ingin tahu,”aku baik baik saja kamu jugakan”jawab Mina,Tiwi berkata,”Kata siapa gara gara ortuku kita berpisah, padahal apa sih salah kita, sebenarnya aku ingin mencari cara untuk keluar dari belenggu ini, I hate it”,”sok inggris lo ,eh prend kamu tahu nggak, kalo aku punya ide untuk bebas dari kutukan ini”kata Mina,”kutukan kata lo, aku nggak percaya, moga aja kamu cepat dibawa ke RSJ,amien”kata Tiwi.” Aku serius!, begini…….eh,jangan jangan kita bicara di taman aja ya”kata Mina,”aduh kamu kan tahu aku harus selalu bersama pengawalku itu”kata Tiwi,”dari dulu sampai sekarang kamu sama ya,sama sama boba”,cela Mina”aku beneran, aku nggak bias berpikir sekarang, udah dech ngomong aja bagaimana caranya, jangan basa basi, jangan jangan kamu juga tak tahu caranya”kata Tiwi ,” Kamu nggak bisa serius ya, kamu ajak pengawal lo ke taman, setelah agak lama, kamu ke kamar kecil, nah aku akan siap sedia di sana, gimana setuju nggak”,ide Mina,”oke “jawab Tiwi.

Sesampai Tiwi disana,dia mengajak pengawalnya untuk makan bakso, Tiwi cepat cepat makan,setelah ia selesai dia melakukan instruksi Mina tadi, sedangkan pengwalnya itu ketiduran karena kebanyakan makan.

“Hai Tiwi sini”,teriak Mina,”Hai, cepat katakan aku mau les piano nih,” kata Tiwi”oke, begini blablablablabla blablablabla,gimana setuju nggak”kata Mina,Tiwi kaget”apa ?aku kamu suruh minggat ”,”sut, rahasia, mau nggak”ajak Mina,”Demi sahabat aku mau dech”kata Tiwi.

Hari H pun tiba, ketika malam,Tiwi menyelinap keluar rumah dia ingin kabur, menghilang,dia lari jauh ke tempat yang telah direncanakan.

“Oh tidak Tiwi kabur, papaaaaaaaaaaaa, Tiwi tidak ada di kamarnya”jerit mama Tiwi dengan nada cemas,” tenang ma,papa akan telpon polisi”kata papanya.

Hari berganti hari, hilangnya Tiwi tersebar di sekolah nya begitu juga dengan Mina si pembuat perencana, Semau anak kaget sekaligus sedih dan mengira ini semua hanya karena ortunya yang sok disiplin, tetapi tidak bagi Mina, dia berpikir rencananya berhasil, dia tersenyum puas dan memberitahu Tiwi bahwa rencananya berhasil.

Salah satu teman Tiwi mengajak berunding untuk mengatakan kepada orang tua Tiwi terlalu keras dengan anaknya itu,dan keputusannya adalah Mina, Lintang, Ikal dan Maharlahlah yang akam menjadi wakil masalah ini.

“Assalamualaikum”ucap mereka serempak didepan rumah ortu Tiwi,”Waalaikum salam”jawab papa dam mama Tiwi.Setelah mereka dipersilahkan masuk mereka memberi jalan tentang permasalahan ini mereka sedikit menegur ortu Tiwi dengan sopan,sebenarnya papa dan mama Tiwi tidak mengijinkan Mina masuk dan ikut berbela sungkawa, tapi karena mereka mengotot untuk diperbolehkan, ortu Tiwi mengijinkan.Setela agak lama mereka menyampaikan berbagai masaalah dan ide, mereka mengambil keputusan agar memperbolehkan Tiwi bebas,dan bergaul dengan Mina.

Sampai keesokan harinya, polisi menyatakan bahwa Tiwi telah diketemukan, gembiralah hati orang orang disekitarnya. Dan mereka mengadakan syukuran, ortu Tiwi juga menyatakan Tiwi boleh berteman dengan Mina.

Selesai acara mereka berbincang bincang,“Akhirnya kita bisa brsahabat kembali tanpa ada gangguan lagi” kata Mina “ya iyalah”,kata Tiwi.”Teman apa kesimpulan kalian dari peristiwa ini”,Tanya salah satu temannya,”Kesimpulannya BERPISAH OH NO”jawab mereka berdua bersama sama.Dan mereka tertawa bersama sama sebagai tanda persahabatan

Who i am??

0 komentar

Perkenalkan, nama aku miranti verdiana dewi. biasa dipanggil ranti di internet. miranti di sekolah. n dian di rumah. Kebiasaan aku, bangun tidur, sholat belajar, istirahat. tidur (tieng).

Penulis bukanlah orang istimewa yang diterjunkan di dunia ini. Penulis hanyalah sisa SMA biasa yang suka ngenet. mungkin dalam semboyannya ada kata kata "tiada hari tanpa ngenet".

Penulis bukan pula orang yang pandai dalam segala hal. Penulis hanya orang yang pendiam, selalu menganggap masalah adalah hal yang amat sangat penting. Tak pernah bisa memulai kata kata. tapi bisa memulainya dengan tulisan. Hingga terbuatlah blog penulis.

Sebenarnya ada dua blog yang penulis punya.

Yang pertama adalah www.diana-pinkbutterfly.blogspot.com

yang kedua adalah ini. Namun blog yang pertama ngeror. templatenya ngambek. HIngga penulis juga nggondok juga. lalu membuat blog lagi.. 

Mungkin, penulis akan copast postingan penulis dari blog yang pertama itu. Caiyoo to penuliiiis!!!!!

Salam persahabatan

Miranti verdiana dewi

My activities

style='overflow:auto; height:200px'>